Kades Bingung Susun APBDes - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kades Bingung Susun APBDes

Kades Bingung Susun APBDes

Written By Mang Raka on Jumat, 30 September 2016 | 16.00.00

-Petunjuk Teknis Pengelolaan Anggaran Belum Jelas

KOTABARU, RAKA - Gemuknya anggaran yang diterima desa, ternyata sulit digunakan. Salah satu penyebabnya adalah belum ada aturan teknis pengelolaan anggaran.    
Kepala Desa Wancimekar Alih Miharja, mengaku bingung menyusun APBDes. Pasalnya, ada kendala yang dihadapi oleh para kepala desa, yaitu sumber anggaran, dan harus dialokasikan sesuai dengan peruntukannya. Dengan catatan tidak ada dobel anggaran. "Seperti bagi hasil pajak dan retribusi. Pointer-pointer peruntukannya dan pagunya sudah ada. Tapi besaran angka-angkanya yang belum keluar," ujarnya.
Sementara arahan dari camat, kepala desa harus segera menyusun APBDes, terlepas dari besaran angka-angka secara detail kegiatan yang akan dilakukan di desa. Kalau APBDes sudah disusun, kata Alih, ternyata besaran angkanya tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku, tentu harus bekerja dua kali. "Jadi untuk penyusunannya kami sebenarya masih menunggu aturan teknis, seperti perbup," ujarnya.
Dia juga mengaku merasa khawatir jika saat ini pihak desa terburu-buru menyusun APBDes, sementara acuannya masih belum cukup. Karena para kepala desa tidak mau ada persoalan di kemudian hari. "Anggaran untuk Desa Wancimekar misalkan, gak sedikit loh. Sekitar Rp 188 juta untuk tahun anggaran 2016. Kami gak mau ada masalah dengan anggaran tersebut," pungkasnya.
Camat Kotabaru Agus Sugiono memperingatkan kepada para kepala desa, agar tidak tumpang tindih mengusun APBDes. Pasalnya hal tersebut bisa berakibat fatal, bahkan bisa berurusan dengan hukum. "Sebagaimana desa di kecamatan lain, ada yang tumpang-tindih dalam menyususn APBDes, sehingga jadi persoalan. Kami menghimbau kepada kades agar tidak adanya dobel penganggaran," ujar Agus baru-baru ini.
Lebih lanjut dia menyampaikan, sumber anggaran yang masuk ke desa cukup besar, sehingga sangat bisa untuk melakukan pembangunan dengan baik. "Ada dari ADD (alokasi dana desa), bagi hasil pajak dan retribusi, dana desa dan lainnya. Silahkan alokasikan sebaik mungkin," ujarnya. (zie)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template