Juishin Mengaku Kantongi Izin Tambang - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Juishin Mengaku Kantongi Izin Tambang

Juishin Mengaku Kantongi Izin Tambang

Written By Mang Raka on Selasa, 13 September 2016 | 13.00.00

KARAWANG,RAKA - PT Jui Shin Indonesia (Juishin) mengaku telah mengantongi izin melakukan eksplorasi penambangan batu kapur (gamping) dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Bahkan saat ini perusahaan itu tengah melakukan izin pengangkutan dan penjualan.

Hal itu diakui CEO Office Director PT. Jui Shin Indonesia, Novi Wahyu Hadi, sekaligus menepis tudingan miring yang dialamatkan sejumlah aktivis terkait kegiatan penambangan batu kapur (gamping) yang dilakukan PT Mas Belitung di Desa Tamansari Kecamatan Pangkalan,  Kabupaten Karawang. Sebab, kegiatan tersebut dilakukan untuk kepentingan penelitian. "Jadi, salah jika aktivitas penambangan ini disebut ilegal," kata Novi, baru-baru ini.
Kendati begitu,  lanjut Novi, PT Mas Belitung (yang beda managemen dengan PT Jui Shin Indonesia) tetap harus melakukan  penambangan untuk mengetaui metode apa yang paling tepat. "Izin ini jangkanya satu tahun. Nanti,  setelah ada hasil penelitian tentu akan diikuti dengan pengajuan terutama untuk meningkatkan izin termasuk pengangkutan, penjualan maupun  produksi," jelasnya.
Novi tidak menampik jika Jui Shin Indonesia belum mengantongi izin untuk pengangkutan dan penjualan hingga saat ini. Namun, prosesnya saat ini sedang ditempuh. "Untuk mendapatkan izin produksi (pengangkutan dan penjualan) tersebut kami sedang menempuhnya. Karena untuk di Pemkab Karawang sendiri izin-izinnya sudah ada, termasuk dari dinas," terangnya.
Novi mengaku, selain dari wilayah Kabupaten Karawang untuk mendapatkan bahan baku batu kapur, PT. Jui Shin Indonesia juga mengandalkan dari bahan baku di Kabupaten Bekasi, yakni di Kecamatan Bojongmangu. "Untuk di wilayah Kabupaten Bekasi kami sudah memegang perizinannya," tutur dia.
Ada pun persepsi miring jika PT. Jui Shin Indonesia yang pabriknya berada di wlayah Kabupaten Bekasi dan mengambil bahan baku di Kabupaten Karawang, hanya akan merugikan masyarakat Karawang dinilai salah besar. Sebab, ungkap Novi, sebelumnya PT. Jui Shin Indonesia juga menginginkan berdiri di wilayah Kabupaten Karawang. Namun, karena proses perizinannya dinilai cukup sulit maka pabrik dibangun di wilayah Kabupaten Bekasi. "Kami pengennya sih di Kabupaten Karawang. Tapi, mudah-mudahan ke depannya ada penambahan dan bisa membangun pabrik di Kabupaten Karawang," ungkapnya.
Dia juga mengungkapkan, seharusnya antara pengusaha dan pemerintah itu mempunyai satu visi untuk mensejahterakan masyarakatnya. Artinya, keberadaan sebuah perusahaan juga akan memberikan banyak dampak positif terhadap masyarakat di sekitarnya. "Intinya harus saling mendukung demi kesejahteraan masyarakat, bukan saling menghambat," paparnya.
Menurutnya, Jui Shin Indonesia telah  berkontribusi khususnya dalam pembangunan infrastruktur di Kabupaten Karawang. Beberapa tahun ke belakang, perusahaan yang memproduksi Semen Garuda  ini sudah membangunkan jalan cor Jalan Badami-Pangkalan sepanjang 18 kilometer. Sebelumnya, jalan yang sangat fenomenal di Kabupaten Karawang ini kondisinya sangat mengkhawatirkan kendati sudah ditunjung konsorsium Jalan Badami-Pangkalan yang anggotanya merupakan perusahaan-perusahaan yang ada di sepanjang jalan tersebut.(ops)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template