Hasil Tes Kejiwaan Itang Hari Ini - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Hasil Tes Kejiwaan Itang Hari Ini

Hasil Tes Kejiwaan Itang Hari Ini

Written By Mang Raka on Rabu, 07 September 2016 | 12.30.00

-Jadi Penentu Status Kasus Pembunuhan Ibu Hamil Jatisari

KARAWANG, RAKA - Setelah menunggu lebih dari 20 hari, Polres Karawang akhirnya mendapat keterangan dari saksi ahli terkait kejiwaan Itang (40) yang diduga sebagai membunuh ibu rumah tangga, Yusnita (19) yang tengah hamil 7 bulan. Meski begitu, polisi masih enggan membeberkan hasil pemeriksaan tersebut.
"Hasilnya sudah ada tapi kami belum mengetahui secara jelas, karena surat (keterangan ahli) itu sedang diambil anggota ke Bandung," kata Kasatreskrim Polres Karawang AKP Hairullah kepada wartawan di kantornya, Selasa (6/9) kemarin.
Meski sudah mengetahui hasil tes kejiwaan Itang secara lisan, Hairullah tetap enggan memberikan komentar, karena khawatir hasil yang diperoleh secara lisan tidak sama dengan keterangan tertulis. "Kami tidak mau gegabah, sebelum membaca hasilnya. Besok (hari ini) aja ya," tandasnya.
Sebelumnya, Kapolres Karawang AKBP Andi Herindra Rahmawan mengatakan, pihaknya butuh waktu 20 hari untuk mendapatkan keterangan dari saksi ahli terkait kejiwaan Itang (40) terduga pembunuh Yusnita (19) warga Dusun Lembur Gede RT/RW 01/02, Desa Jatiragas, Kecamatan Jatisari. Selain memeriksakan kejiwaan ITG ke psikiater di Rumah sakit Sartika Asih, polisi juga memeriksa bercak darah yang menempel baik di kuku dan baju ITG, serta bercak darah yang menempel di celana dalam korban. "Polisi butuh waktu 20 hari lagi," kata Andi, Senin (22/8) lalu.
Andi yang didampingi Kasatreskrimnya AKP Hairullah mengatakan, hasil pemeriksaan yang dikuatkan dengan keterangan saksi ahli, mutlak harus diperoleh penyidik untuk menentukan kasus ini dapat diproses atau tidak. Sebab, jika kejiwaan terduga pelaku tidak dalam kondisi sehat saat melakukan aksi pembunuhan itu, penyelidikan perkara ini otomatis harus dihentikan. "Kalau terbukti yang bersangkutan (Itang) sakit jiwa, perkara ini wajib dihentikan dengan mengeluarkan surat SP3(surat pemberitahuan penghentian penyidikan)," katanya.
Untuk kepentingan penyidikan, lanjut Andri, tersangka masih diobservasi di salah ruangan yang ada di Sartika Asih Bandung. Selama ITG menjalani observasi, Andi telah memerintahkan anggotanya untuk melakukan penjagaan ketat. "Setiap hari ada dua personil yang kami siagakan disana untuk menjaga yang bersangkutan," tambahnya. (ops)

Berbagi Artikel :

1 komentar:

  1. Jika ITG dinyatakan sakit jiwa dan keluar SP3, selanjutnya ITG akan dikemanakan? Kalau dia bebas berkeliaran, bisa jadi menimbulkan korban lain.

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template