Dunia Pendidikan Bangun Tanpa Tawuran - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Dunia Pendidikan Bangun Tanpa Tawuran

Dunia Pendidikan Bangun Tanpa Tawuran

Written By Mang Raka on Selasa, 20 September 2016 | 12.30.00

KLARI, RAKA - Dunia pendidikan harus dibangun tanpa tawuran. Itu bisa dimulai dari sikap serius Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) untuk menghentikannya. Salah satunya dengan memperbanyak program yang bersentuhan dengan kegiatan positif.

Hal itu diungkapkan pemerhati masalah pendidikan Supriyanto, baru-baru ini. Menurut dia bagian yang paling berkopenten dalam hal ini adalah Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora) didesak untuk menghentikan tawuran antar pelajar yang hingga kini masih terus berlangsung. "Masalah tawuran ini mesti disikapi serius. Artinya harus tegas membuat kebijakan terutama terkait dengan pelajar nakal," katanya.
Selain itu, tentu saja itupun mesti dibarengi dengan pelaksana peraturan, dan itu bisa dilakukan dengan penegakan aturan yang tegas. Disamping melakukan pembinaan terhadap siswa, melibatkan orang tua secara aktif juga bagian dari pengawasan sebelum menjadi motivator yang mengarahkan anak didik untuk melakukan hal-hal positif. "Sekolah dan orang tua harus melakukan pengawasan langsung, serta menggalakan anaknya ke arah yang positif," tandasnya.
Supriyanto menambahkan, jika menilai tawuran yang terjadi itu merupakan prilaku primitif yang mestinya sudah ada lagi di Karawang. Prilaku itu mengedepankan kekerasan. Hal itu sangat tidak cocok dilakukan para pelajar yang mempunyai pendidikan. pelajar harus dijaga agar tidak terbawa oleh kelompok-kelompok kecil yang menyesatkan, sebab barang siapa yang mentradisikan kebaikan, maka dia mendapatkan nilai plus karena melakukan perbuatan yang baik. Perbuatan itu diikuti generasi penerusnya, sedangkan jika perbuatan negatif pasti akan dikuti juga. "Ini saat yang tepat membuka lembaran baru dan tradisi baru yang positf, dan mudah-mudahan bisa diikuti yang positif juga," katanya.
Dia melanjutkan, tradisi tawuran antar pelajar harus diberikan sanksi yang tegas, serta penerapan kurikulum 2013 harus dilakukan secara optimal. Disdik Karawang harus menggalakan sosialisasi serta pelajaran agama ditingkatkan, serta memperbanyak ekstrakurikuler yang mengarah positif. Selain itu, kalangan pelajar harus disibukan dengan kegiatan, sehingga tidak ada cela melakukan perbuatan negatif. (ian)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template