Dana Pembangunan Kelas Dijatah Rp 50 Miliar - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Dana Pembangunan Kelas Dijatah Rp 50 Miliar

Dana Pembangunan Kelas Dijatah Rp 50 Miliar

Written By Mang Raka on Rabu, 28 September 2016 | 17.55.00

KARAWANG, RAKA - Perhatian DPRD Kabupaten Karawang terhadap sekolah rusak mulai terlihat. Mereka mendesak bupati agar menyiapkan anggaran untuk pembangunan ruang kelas baru Rp 50 miliar pada tahun 2017.
Wakil Ketua I DPRD Karawang Sri Rahayu Agustina mengatakan, pembangunan ruang kelas baru harus jadi salah satu prioritas. Jika tahun 2016 anggaran pembangunan sekolah hanya Rp 21 miliar, maka tahun 2017 harus ditambah menjadi Rp 50 miliar.
"Saat ini perbaikan sekolah itu hanya sebatas implasemen dan pemagaran saja. Sementara perbaikan ruang kelas belum maksimal, sehingga masih banyak ruang kelas yang kondisinya rusak berat," katanya.
Ia melanjutkan, semua kepala sekolah yang mengajukan perbaikan bangunan, harus memenuhi persyaratannya seperti sertifikat tanah. Jangan sampai kendala teknis itu malah mengganggu perbaikan bangunan ruang kelas baru, yang akan dianggarkan tahun depan. "Kita akan kawal rencana anggaran untuk perbaikan bangunan sekolah ini. Sebab banyak keluhan datang dari masyarakat, terkait bangunan sekolah yang sudah rusak," katanya.
Rinciannya, kata Sri, untuk SMA tahun 2017 akan difokuskan untuk pembelian tanah, sebab ada SMA baru tapi belum memiliki gedung karena belum memiliki tanah. Dan tahun ini akan difokuskan untuk 6 sekolah dulu, sedangkan sisanya tahun depan. "Rencananya tahun depan SMA itu diambil alih kewenangannya oleh provinsi. Tapi karena belum ada kejelasan, maka pembelian tanah dilakukan agar SMA yang belum punya gedung tidak menumpang di SD atau SMP," tuturnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karawang Dadan Sugardan mengatakan, anggaran pengadaan lahan untuk SMA/SMK pada pembahasan anggaran, awalnya sempat diminta untuk dipangkas. Namun atas pertimbangan dan efisiensi waktu, kebijakan tersebut dipertahankan. "Target kita tahun ini ada 5 sekolah yang harus disediakan lahannya. Jika dipangkas dan menunggu anggaran dari provinsi, kita khawatir nanti hanya setahun satu sekolah," terangnya.
Anggaran yang disiapkan sebesar Rp 6 miliar yang diperuntukan bagi 7 lahan sekolah, kemungkinan besar hanya mampu untuk membeli lahan 5 sekolah. Karena harga tanah di Karawang terus melambung tinggi. "Saat ini sedang kita cari yang paling murah. Beberapa prioritas kita adalah Batujaya, Tirtajaya, Cibuaya, Banyusari, Purwasari," pungkasnya.(dri)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template