Belanja Pegawai Rp 45 M, Bansos Rp 1,5 M - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Belanja Pegawai Rp 45 M, Bansos Rp 1,5 M

Belanja Pegawai Rp 45 M, Bansos Rp 1,5 M

Written By Mang Raka on Selasa, 27 September 2016 | 19.01.00

KARAWANG, RAKA - Ditundanya pencairan dana alokasi umum (DAU) memaksa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang memangkas belanja tidak langsung, menjadi Rp 54,55 miliar dalam rencana perubahan anggaran belanja daerah tahun 2016.
Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana mengatakan, rencana perubahan anggaran daerah diproyeksikan bertambah sebesar Rp 27,52 miliar atau sekitar 0,67 persen, dari semula Rp 4,95 triliun menjadi Rp 4,122 triliun. Rincian untuk belanja tidak langsung mengalami penurunan sebesar Rp 54,55 miliar, meliputi belanja pegawai berkurang sebesar Rp 45,36 miliar, belanja hibah Rp 6,71 miliar, belanja bantuan sosial Rp 1,50 miliar, dan belanja tak terduga sebesar Rp 1 miliar.
"Alokasi belanja langsung diusulkan bertambah sebesar Rp 82,83 miliar. Karena ada penerimaan anggaran yang bersumber dari bantuan keuangan dari Pemprov Jabar sebesar Rp 71,13 miliar," kata Cellica saat memberikan sambutan dalam rapat paripurna penetapan rencana
Kebijakan Umum APBD (KU-APBD) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) perubahan tahun anggaran 2016, Senin (26/9).
Menurutnya, anggaran dari Pemprov Jabar itu akan dialokasikan untuk urusan pendidikan, kesehatan, kebinamargaan, keciptakaryaan, pemberdayaan masyarakat dan pemerintahan desa, operasional penyuluh pertanian dan pengawasan bantuan keuangan. "Untuk perubahan pada SKPD lainnya bersifat pengurangan, dan pergeseran anggaran baik antara kegiatan, antara objek belanja maupun antar SKPD," katanya.
Dijelaskan, proyeksi perubahan anggaran pendapatan tahun 2016 diusulkan berkurang sebesar Rp 12,76 miliar, menjadi Rp 3,63 triliun. Rincian perubahan itu dari PAD bertambah sebesar Rp 25,53 miliar atau sekitar 2,71 persen, dari semula sebesar Rp 943,59 miliar menjadi sebesar Rp 969,13 miliar. "Proyeksi pendapatan pajak daerah tidak mengalami perubahan. Tapi untuk proyeksi retribusi mengalami penurunan sebesar Rp 10,50 miliar. Tapi proyeksi kenaikan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah sebesar Rp 35,43 miliar," jelasnya.
Dikatakan juga, untuk dana perimbangan diproyeksikan mengalami penurunan sebesar Rp 123,71 miliar atau sekitar 6,17 persen, yang semula sebesar Rp 2,15 triliun menjadi Rp 2,18 triliun. Penurunan itu disebabkan adanya penundaan penerimaan dana alokasi umum sebesar Rp 113,23 miliar, dana alokasi khusus juga mengalami penurunan sebesar Rp 24,64 miliar. "Meskipun terdapat kenaikan dari penerimaan bagi hasil pajak dan bukan pajak sebesar Rp 5,15 miliar," katanya.(dri)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template