Bangunan Sejarah Diurus Warga - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Bangunan Sejarah Diurus Warga

Bangunan Sejarah Diurus Warga

Written By Mang Raka on Senin, 19 September 2016 | 12.00.00

RENGASDENGKLOK, RAKA - Bekas Kantor Camat Rengasdengklok yang ditelantarakan Pemkab Karawang kini dibenahi. Ironisnya, bangunan bersejarah yang berada tepat di depan Pasar Rengasdengklok tersebut diperhatikan oleh organisasi kemasyarakatan, bukan oleh pemerintah daerah.
Kini, bangunan peninggalan penjajah Belanda itu dibenahi oleh Pemuda Panca Marga 0404 Rengasdengklok. Mereka beralasan, pebaikan dilakukannya karena kerap dijadikan tempat mesum dan warung.
Ketua Pemuda Panca Marga Rengasdengklok Sopandi mengatakan, perbaikan tersebut diharapkan bisa merubah nilai buruk seperti yang kini diketahui banyak orang. Mengingat tempat sejarah tersebut sering dijadikan tempat maksiat seperti mabuk, bahkan mesum. Namun kini perlakuan warga terhadap bangunan bersejarah itu sudah berkurang. "Kami sangat miris saja melihat tempat yang bersejarah itu malah dijadikan tempat maksiat, seharusnya kita sebagai penerus bangsa harus bisa menjaga nilai kelestarian sejarah," katanya.
Dikatakannya juga, perbaikan tersebut dilakukan sejak lama mulai dari penggusuran warung-warung yang tidak mempunyai izin di mangkal di dalam tempat tersebut, lalu merawat dan memperindah bangunan dengan melakukan pengecetan lalu memperbaiki bangunan-banguan yang sudah rapuh. "Kami sudah lakukan perbaikan ini sekitar beberapa bulan lalu dan Alhamdulilah perbaikan demi perbaikan akan terus dilakukan," ucapnya.
Dia menambahkan, dalam beberapa hari ini sudah dilakukan perbaikan. Setiap harinya, selalu didatangi komunitas-komunitas yang ada di Rengasdengklok untuk sekedar berkumpul. Tempat tersebut juga kerap dijadikan tempat pelatihan berbagai kegiatan seperti karate, tekwondo dan banyak lagi. "Jika dipakai untuk kegiatan positif masyarakat juga ikut senang karena itu tidak merubah dan merusak nilai sejarah, ini adalah kantor kecamatan pertama Rengasdengklok, seharusnya harus mendapat perhatian dari pemerintah," sesalnya.
Dia menyampaikan bahwa perbaikan tersebut berasal dari inisiatifnya bersama warga yang peduli terhadap kelestarian tempat sejarah itu. Jangan sampai, dengan tidak adanya perhatian dari pemerintah membuat masyarakat lainnya ikut-ikutan tidak peduli. "Kita jadikan ini sebagai bentuk contoh kepedulian masyarakat. Walaupun selama ini tidak pernah dilirik oleh pemerintah, tapi kita masih bisa menjaga keutuhan tempat ini, jangan sampai dibiarkan dan disalahgunakan saja, itu yang paling penting," tandasnya.
Salah satu warga setempat, Oyah (39) mengatakan bahwa dirinya sangat mendukung upaya pelestarian bangunan bersejarah itu. Karena sejak adanya perbaikan bangunan, segala perbuatan maksiat mulai reda. "Sebelumnya memang sering dijadikan tempat perkumpulan anak muda berpacaran bahkan judi, dan Alhamdulilah sekarang sudah tidak ada lagi tuh kalau saya perhatikan," ujar pemilik warung di sekitar lokasi bangunan. (fah)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template