Ayam Ciparage Maskot Perkemahan Wirakarya Jawa Barat - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Ayam Ciparage Maskot Perkemahan Wirakarya Jawa Barat

Ayam Ciparage Maskot Perkemahan Wirakarya Jawa Barat

Written By Mang Raka on Selasa, 13 September 2016 | 12.30.00

LEMAHABANG WADAS, RAKA - Hasil rapat koordinasi Dewan Komando Daerah (DKD) dan Dewan Komando Cabang (DKC) se-Jawa Barat pada tanggal 8 September 2016 kemarin, menetapkan perkemahan Wirakarya Daerah (PWD) Jawa Barat diundur dari jadwal semula menjadi tanggal 6-11 November mendatang di Kecamatan Ciampel. Namun, Karawang sebagai tuan rumah patut berbangga, lantaran perkemahan tingkat penegak itu memilih Maskot sesuai kearifan lokal, yaitu "Ayam Ciparage" lengkap dengan iket khas sundanya.
Purna DKR Lemahabang, Ahmad Taopik mengatakan, perkemahan Wirakarya yang akan diikuti ratusan peserta tingkat penegak se Jabar ini, ditetapkan jadwalnya pada 6-11 November mendatang. Ayam Ciparage, yang merupakan ayam peliharaan Adipati Singaperbangsa, dijadikan maskot Wirakarya Pramuka yang digelar di Karawang ini.
Maskot sambung Opik, secara keseluruhan adalah Ayam Ciparage yang merupakan fauna khas dari Kabupaten Karawang, yang berciri-ciri berparuh pendek, dada membusung, sayap kuat, bulu ekor tinggi melengkung, mata penuh semangat dan cakar tajam. "Selain menetapkan jadwal, Wirakarya Jabar di Karawang ini menggunakan maskot ayam Ciparage," ungkap dia kepada RAKA.
Dari keseluruhan ciri- ciri ayam Ciparage  tersebut, sambungnya,  maka filosofi ini bisa diaplikasikan ke dalam filosofi kerja di kegiatan perkemahan Wirakarya Daerah Jawa Barat ini yaitu, paruh pendek, berarti anggotanya harus sedikit bicara banyak bekerja, kemudian dada ayam yang membusung, berarti harus melakukan bhakti dengan penuh percaya diri dan keikhlasan tanpa mengharap imbalan apapun, sementara sayapnya yang kuat merupakan simbol tangan-tangan yang kuat untuk berbhakti dan bergotong royong, ada pula terusnya bulu ekor tinggi dan melengkung yang dipunyai ayam Ciparage bisa diartikan mengesampingkan rasa ego pribadi dan mengedepankan rasa kebersamaan untuk saling bekerja sama.
Ditambahkan opik, filosofi lainnya dari ciri ayam ini adalah matanya yang penuh semangat, jelas bisa diartikan sebagai semangat kerja dan niat tulus yang ditanamkan harus juga besar. Dan terakhir cakar-cakar ayam yang tajam, merupakan gambaran langkah pasti pramuka T/D yang datang ke perkemahan untuk bekerja dan berbakti dengan tekun dan jitu. "Ayam Ciparage ini difilosofikan dalam PWD di Karawang ini sesuai dengan temanya," kata dia.
Dalam gambar Sambung Opik, selain ciri fisik, maskot dalam ayam Ciparage tersebut dilengkapi dengan aksesoris Pramuka, ini dilakukan konon untuk menambah kesan dalam acara Wirakarya se Jabar ini, seperti Ikat Sunda, yang menggambarkan  identitas atau khas dari masyarakat Jawa Barat khususnya adat sunda. Kemudian ayam tersebut juga dikenakan seragam pramuka yang menjadi identitas bahwa kepesertaan Wirakarya ini diikuti semua anggota Pramuka se Jabar. Dan yang terakhir sebut Opik, adalah sapu lidi, ini sebenarnya merupakan simbol alat kebersihan yang menggambarkan pesan bahwa perkemahan ini perkemahan wirakarya, dari kesemuanya itu,  maskot ayam ciparage ini diberi nama khusus yaitu "si Rage" yang merupakan potongan dari kata Ciparage atau bisa juga singkatan dari sebuah kata dari bahasa sunda yaitu Rancage yang berarti “cakap”. (rud)
Berbagi Artikel :

3 komentar:

  1. Punten kang, Dewan Kerja Daerah (DKD) dan Dewan Kerja Cabang (DKC)
    koreksian.

    BalasHapus
  2. Balasan
    1. diundur kak, saat rakor dkd & dkc se-jabar

      Hapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template