Asuransi Petani Jangan Pilih Kasih - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Asuransi Petani Jangan Pilih Kasih

Asuransi Petani Jangan Pilih Kasih

Written By Mang Raka on Senin, 19 September 2016 | 15.00.00

TEMPURAN, RAKA - Keberadaan petani yang sangat penting bagi Karawang membuat legislator meminta agar ada jaminan asuransi bagi para pencocok tanam ini. Hal tersebut didengungkan oleh Anggota DPRD Karawang Mulya Syafari.
Menurut Mulya, pelestarian lingkungan pesawahan dari hama dianggap penting bagi pertanian. Sebab keberadaan hama sangat berpengaruh besar terhadap produksi pertanian. Di sawah terus Mul, kata anggota Komisi B ini, lebih banyak menerima masukan terkait keluhan para petani. Baik persoalan infrastruktur saluran air, pengairan sampai pengendalian hama dan asuransi pertanian.
Kalagumarang, kata dia, merupakan tradisi gotong royong turun temurun yang harus dilestarikan. Namun pemerintah desa sangat minim anggaran untuk menggelar kegiatan semacam ini. Sehingga ia manfaatkan forum reses bersama para kelompok tani untuk mentradisikan kembali pengendalian hama tikus secara manual ini. "Saya pilih gropyokan bareng petani di awal reses, karena di lapangan kita temukan aspirasi yang benar-benar ril sebagaimana keluhan petani," terang Mul.
Lebih jauh mantan Ketua UPK Lemahabang ini menambahkan, yang menjadi jantung sektor pertanian itu adalah pengairan. Selama ini, banyak petani tidak menjalankan perintah jadwal tanam serempak karena pengairannya mengalami keterlambatan dari dampak El Nino kemarin. Ketersediaan air diakuinya cukup terbantu dengan turunnya hujan, tapi ancaman serangan tikus justru semakin menjadi-jadi.
Ia berharap, integrasi antarpetani, kelompok tani, pegawai desa dan penyuluh terus terjalin. Satu diantara wujudnya terus Mul, melalui gropyokan bersama ini. "Sinergitas antarpemerintahan dengan petani harus terus dijalankan, agar pengendalian hama bisa diupayakan maksimal," jelas dia.
Lebih jauh Mul menambahkan, besar kecilnya produksi pertanian sangat ditentukan dari pengamatan petani terhadap pengairan, benih dan hama. Maka dari itu, keberadaan asuransi yang mulai bergulir harus lebih diperluas. Jangan sampai terkesan pilih kasih mengejar keuntungan perkelompok, sementara petani lainnya masih merugi saat panen tiba. "Kalau urusannya sudah ada asuransi dan jaminan dari Bulog saat harga gabah rendah, petani sudah sangat terbantu," tandas dia. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template