Anggaran Seret, Pemkab Borong Mobil Baru - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Anggaran Seret, Pemkab Borong Mobil Baru

Anggaran Seret, Pemkab Borong Mobil Baru

Written By Mang Raka on Senin, 05 September 2016 | 21.52.00

KARAWANG, RAKA - Rasa empati para pejabat terhadap kondisi masyarakat di Kabupaten Karawang mulai diragukan. Saat keuangan daerah babak belur akibat ditundanya pencairan dana alokasi umum (DAU), ternyata Pemerintah Kabupaten Karawang menyiapkan mobil baru untuk bupati, wakil bupati, sekretaris daerah hingga anggota dewan.
Kabid Anggaran Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Karawang Bambang Susatio membenarkan jika pengadaan mobil baru itu untuk bupati hingga anggota dewan. Namun, Bambang membantah jika pengadaan itu dilakukan setelah DAU ditunda. "Pengadaan mobil baru untuk bupati, wakil bupati dan sekda itu sudah kemarin-kemarin (sebelum DAU ditunda)," ungkapnya kepada Radar Karawang.
Hal serupa juga diperoleh anggota dewan. Meski tidak menyebutkan secara rinci, Bambang menyebutkan jika pengadaan mobil baru untuk para dewan sudah diusulkan sebelum ada penundaan DAU. "Untuk pengadaan mobil bisa tanya langsung bagian umum, mereka yang menangani," ujarnya.
Sebelumnya, Sekretaris DPRD Karawang Agus Mulyana mengakui, ada pengajuan untuk 40 mobil dewan. Dia berkelit, pembelian mobil yang spesifikasinya 1500 cc itu, untuk menunjang kebutuhan mobilitas anggota dewan. "Memang ada usulan untuk kebutuhan mobil dinas dewan sebanyak 40 unit," katanya.
Dari sekitar 50 anggota dewan, kata Agus, yang sudah disediakan mobil hanya alat kelengkapan dewan saja. Sementara sisanya belum ada. Masih menggunakan mobil Avanza bekas anggota DPRD periode 2009-20014. "Untuk itu kita mengajukan sisa anggota dewan yang di luar alat kelengkapan dewan," terangnya.
Dihubungi terpisah, Sekretaris Daerah Karawang Teddy Rusfendi Sutisna, mengakui pihaknya sudah mengajukan persetujuan anggaran untuk mobil dinas dewan kepada Provinsi Jawa Barat. "Untuk mobil dewan tinggal nunggu persetujuan dari provinsi saja," ujarnya saat dihubungi Radar Karawang.
Dikatakan Teddy, mobil dewan tersebut sifatnya pinjam pakai. "Untuk mobil dinas dewan ini, sifatnya hanya pinjam pakai saja," terang dia.
Sementara Kepala Bagian Umum Setda Pemkab Karawang Ridwan Salam, terkesan menutupi besaran anggaran belanja 40 unit mobil baru anggota dewan. Dia malah menyarankan menanyakan kepada bawahannya.
Pengamat anggaran keuangan negara yang juga Direktur Centre for Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi mengatakan, pembelian mobil dinas baru bagi anggota dewan hanya menghambur-hamburkan duit negara. Menurutnya, pengadaan mobil dinas baru terlalu memanjakan anggota dewan. "Permintaan mobil ini tidak masuk akal. Seharusnya alokasi anggaran lebih baik diperuntukkan buat program-program kerakyatan atau pembangunan infrastruktur jalan, biar bisa dinikmati seluruh masyarakat," ujarnya.
Dijelaskan Uchok, fasilitas mobil baru yang akan diterima dewan belum seimbang dengan kinerja anggota DPRD Karawang. "Minimal sekali kontribusi dewan kepada konstituennya. Sehingga dengan adanya mobil baru ini akan melukai rakyat yang memilih mereka," pungkasnya.(dri)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template