Waspadai Investor Berkantong Tipis - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Waspadai Investor Berkantong Tipis

Waspadai Investor Berkantong Tipis

Written By ayah satria on Jumat, 26 Agustus 2016 | 16.28.00


KARAWANG, RAKA - Investasi yang terus mengalir ke Karawang harus disikapi secara cepat, tepat dan juga menguntungkan masyarakat. Hal itu dengan cara pemerintah Karawang dalam hal ini BPMPT lebih selektif dan ketat dalam hal perizinan tanpa membuat sulit izin itu sendiri.
Sekretaris DPD Partai Golkar Karawang Suryana mengatakan terkait izin terhadap investor pemda harus mulai selektif guna menyaring investor berduit atau tidak. Jangan sampai hanya investor bermodal izin, tapi untuk pembangunan dan pengembangan usaha menunggu investor lain lagi masuk. "Jangan sampai Pemda terjebak oleh investor berkantong tipis, sehingga investor berkantong besar justru malah terhambat karena sebelumnya para investor yang hanya modal tipis sengaja mengurus perizinan tanpa ada realisasi pembangunan secara cepat," ungkap Suryana.
Dia melihat fenomena saat ini yang banyak investor berkantong tebal kebingungan mencari lahan di Karawang kerana sebelumnya lahan-lahan sudah dimiliki investor yang hanya bermodal pembelian lahan saja, tanpa memikirkan pembangunan secara cepat. Dikatakannya, tidak sedikit sekarang yang ada di Karawang lahan-lahan kosong sudah dimiliki investor, tapi mereka tidak jelas kapan ada pembangunan. Karena memang mungkin saja hanya bertujuan investasi untuk dijual atau menunggu modal yang lain.
Hal ini kan jelas merugikan Karawang, dan berpotensi konflik, karena mungkin saja karena lahan kosong tidak jelas pemiliknya, warga akhirnya menggarap bahkan menempati. "Hal itu yang banyak terjadi saat ini di Karawang, untuk itu pemda kedepan harus lebih selektif dalam memberikan ijin kepemilika lahan, tanpa didukung rencana pembangunan secara dokumen," kata anggota dewan tersebut.
Suryana menyarankan pemerintah harus berani meninjau ulang izin-izin yang memang sudah lama diberikan tapi pembangunan belum juga ada. "Izin-izin yang sudah dikelurakan jika kenyataan di lapangan tidak sesuai, pemerintah dalam hal ini BPMPT harus berani mengoreksi atau meninjau ulang izin tersebut," pintanya.
Kata Suryana lagi, jangan sampai merugikan Karawang, dengan adanya investor besar yang memang niat membangun Karawang karena butuh lahan, ternyata lahan yang ada sudah banyak dikuasi investor yang hanya bermodal izin pembebasan tanah saja, ini kan merugikan secara investasi kedepannya. "Termasuk saat perpanjangan izin, jika memang tidak sesuai pemerintah harus berani mengkoreksi," ujarnya.
Suryana mengatakan untuk meminta penjelasan pemerintah, dalam waktu dekat akan melakukan pemanggilan terhadap pemerintah terkait permasalahan izin-izin yang ada saat ini. "Kita akan memanggil pemerintah, dalam hal ini BPMPT untuk meminta penjelasan," kata Suryana kepada Radar Karawang, Kamis (26/8).
Terkait permasalahan izin pembebasan lahan yang ada memang di Karawang tidak sedikit yang berbuntut konflik, sebut saja kasus APL dengan warga setempat, belum yang saat ini sedang hangat terkait lahan kepemilikan PT Pertiwi Lestari. Meski tidak menimbulkan konflik yang merugikan, tapi secara permasalahan lahan masih belum selesai. "Kasus lahan yang hanya pembebasan lahan tanpa adanya pembangunan secara cepat, rentan menimbulkan banyak masalah. Hal seprti ini yang perlu dievaluasi pemerintah terkait perizinan yang ada," katanya. (dri)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template