Warga Jaban Budayakan Tanaman Hidroponik - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Warga Jaban Budayakan Tanaman Hidroponik

Warga Jaban Budayakan Tanaman Hidroponik

Written By Mang Raka on Sabtu, 13 Agustus 2016 | 13.30.00

PANGKALAN, RAKA – Warga Kampung Jaban, Desa Kertasari membudayakan berkebun dengan sistem hidroponik. Selain tidak membutuhkan lahan yang luas sistem perawatannya juga tidak sulit selain membuat lingkungan sehat.

Ide budidaya itu tercipta ketika anggaran hidup semakin tinggi. Sementara biaya untuk belanja sehari-sehari mulai tidak terjangkau sedang perut tetap harus terisi.
Sedangkan warga disana hampir setengahnya memiliki lahan tidur di pekarangan rumah. Hal ini pula yang jadi pemicu potensial warga Kampung Jaban untuk berkebun hidroponik menggunakan paralon bekas.
Iwan  (52) salah seorang warga yang ikut berkebun hidroponik, Jumat (12/8) mengatakan sebelumnya anggaran untuk belanja sayur mayur lumayan menjadi anggaran pokok keluarga mereka. Bahkan untuk berbelanja pun harus mengocek anggaran perharinya Rp 20.000, namun setelah sekarang mempunyai lahan tanam sayur mayur di atas pipa, dirinya malah bisa menabung dengan anggaran yang sama dengan pengeluaran belanjanya sebelum budidaya hidroponik.
“Saya menggunakan paralon sepanjang 50 meter ukuran 3 inchi. Dipipa itu saya menenam sayur mayur seperti lobak, wortel, cabe rawit, kangkung, bayam, lobak paku, sampai bawang merah dan saledri. Pengeluaran anggaran belanja saya pun ternyata bisa hemat. Dan tanaman alih fungsi dari tanah ke pipa itu sudah berjalan hampir 4 tahun lamanya. Istri saya pun terbantu tidak perlu repot-repot ke pasar semua tersedia di halaman belakang rumah saya," ucapnya.
Sri (37) membenarkan ucap0an Iwan, suaminya. Anggaran belanja yang sudah terkumpul pun dari hasil menghemat belanja bisa dipergunakan untuk menguatkan modal belanja warungnya. Sebelumnya dirinya cukup lelah untuk mengeluarkan anggaran belanja karena suaminya yang hanya sebagai petani. Dan sekarang pun mengaku terbantu sekali dengan ide alih fungsi pipa yang tadinya hanya untuk air sekarang bisa dijadikan bercocok tanam sayur mayur. “Saya sudah empat tahun lamanya menabung dari anggaran yang sebelumnya satu hari di keluarkan untuk membeli sayur mayur," paparnya.
Sementara Jumeri (55) guru SLTP di Kecamatan Pangkalan, mengatakan, anggaran belanja pun dengan cara teknis alih fungsi yang sekarang banyak warga kampung Jaban minati itu cukup menyita perhatian. Sekarang ini sudah hampir 10 warga yang mengikuti jejak dari penanaman sayur mayur alih fungsi menggunakan pipa. Secara keseluruhan pun mengakui bahwa anggaran mereka bisa hemat.
“Animo warga Kampung Jaban terhadap hidroponik sangat besar. Jujur saja, sistem berkebun ini saat ini membuat warga menjadi teredukasi dan yang paling pas nya lagi adalah hemat. Karena selain bisa berkreasi menanam sayur mayur juga mereka akan lebih kreatif dan berusaha hidup sehat, karena saya pastikan yang ditanamnya juga yang bergizi. Mudah-mudahan bisa diikuti masyarakat yang lainnya," ujarnya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template