Uang Rp 4 Juta Terbakar - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Uang Rp 4 Juta Terbakar

Uang Rp 4 Juta Terbakar

Written By Mang Raka on Sabtu, 20 Agustus 2016 | 16.30.00

*Gara-gara Membakar Sampah

TEGALWARU,RAKA - Gara-gara membakar sampah, gudang semi permanen tempat menyimpan limbah ludes terbakar, Jumat (19/8). Beruntung dua mobil pemadam kebakaran cepat bertindak, sehingga api tidak menjalar ke puluhan rumah disekitarnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai jutaan rupiah, itu belum termasuk uang cas yang berada di dalam gudang ikut terbakar bersama barang-barang lainnya. Korban, Dadang (60) Warga Kampung Loji Barat RT 04/02, saat kejadian tidak berada di dalam gudang. Dia bersama keluarganya tinggal di rumah terpisah dengan gudang.
Informasi yang dihimpun RAKA, peristiwa kebakaran berawal dari aktivitas Dadang membakar sampah di depan gudang limbahnya. Hal itu dilakukan Dadang sore hari. Menjelang magrib Dadang meninggalkan aktivitasnya dengan maksud melaksanakan shalat magrib. Namun Dadang lupa untuk menyiram air bekas sampah yang dibakarnya. Sehingga ketika sisa sampah yang masih menyebar hawa panas menyambar korek api gas milik Dadang yang tertinggal tak jauh dari lokasi pembakaran, peristiwa hebatpun terjadi. Korek gas langsung meledak dan memercikkan api hingga membakar tumpukan limbah plastik dan karton yang baru usai dirapikan Dadang di sekitar gudang.
Baik limbah plastik maupun karton merupakan bahan-bahan yang mudah terbakar, sehingga tidak heran apipun begitu cepat membesar dan menyambar bagian bangunan gudang berukuran 6x7 meter persegi itu. Untungnya ada warga yang melihat kebakaran tersebut, sehingga iapun berteriak minta tolong. Warga yang mendengar teriakan langsung berhamburan berusaha memadam api.
Namun karena sulitnya mendapatkan sumber air dan apipun sudah membesar warga sempat kesulitan untuk memadamkannya. Kendati demikian, api baru bisa dipadamkan setelah datang dua unit mobil pemadam kebakaran. Itupun tidak langsung padam, karena mobil harus dua kali bolak balik lantaran kehabisan air. "Saat kejadian Pak Dadang tengah melangsungkan Shalat magrib. Bahkan dia masih sempat berkumpul dengan keluarganya sebelum kemudian mengetahui gudangnya terbakar dari warga yang memberitahukannya," ucap Ade Syarif, anggota Satuan Polisi Pamong Praja Kecamatan Tegalwaru.
Masih dituturkan Ade, mobil pemadam kebakaran bahkan sempat menyemprot bangunan-bangunan rumah tetangga-tetangga korban karena api sempat terlihat menjilati bagian tembok rumah-rumah tersebut. "Unit pemadam kebakaran hingga dua kali mengisi air guna memadamkan api. Bahkan salah satu rumah warga yang terjilat api pun perlu diembunkan agar tidak terlalu panas. Syukurnya warga pun sigap bersama-sama memadamkan api agar tidak merembet ke mana-mana," katanya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template