TKSK Lemahabang Tidak Aktif - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » TKSK Lemahabang Tidak Aktif

TKSK Lemahabang Tidak Aktif

Written By Mang Raka on Kamis, 11 Agustus 2016 | 13.30.00

-Pelayanan Gakin Terganggu, Kades Kompak Minta TKSK Diganti

LEMAHABANG, RAKA - Maraknya Keluarga Miskin (Gakin) yang sakit jarang terpantau, disebut-sebut akibat kurang aktifnya Tenaga Kesejahteraan Sosial Kemasyarakatan (TKSK) tingkat kecamatan. Hal itu diakui Ikatan Kepala Desa (IKD) Lemahabang, Solehudin.
Kades Pulojaya ini menilai, jumlah keluarga miskin yang sakit tanpa penanganan serius, baik lewat layanan BPJS, Jamkesmas maupun Karawang Sehat cukup meningkat baru-baru ini. Selain mensaratkan kades yang sigap melayani peran TKSK juga harus maksimal.
Sayangnya ia menyesalkan sikap TKSK di Kecamatan Lemahabang yang dianggap non aktif dengan alasan tengah sakit lama. sehingga Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) di desa-desa berjalan sendiri-sendiri. Termasuk di Pulojaya yang aktif menangani Ratih Purwasih Gakin penderita tumor ganas. Memang sebut Soleh, camat sempat menawarkan kepada para kepala desa di sela-sela rapat terkait keberadaan TKSK yang lama tidak aktif. Namun kades menyerahkan sepenuhnya pada kesiapan yang bersangkutan. Mau mundur atau tidak.
Sayangnya, meskipun dalam kondisi sakit, TKSK Lemahabang enggan mundur. Harusnya saran Soleh, ada kesadaran pribadi jika memang pekerjaannya sudah tidak bisa lagi tergarap maksimal di tengah kondisi sakit yang menerpa. "Pernah dirapatkan sama camat juga, tapi yang bersangkutan nggak mau mundur, padahal kondisinya sudah sakit-sakitan sehingga saya yakin kinerjanya sudah kurang optimal lagi," tandas dia.
Disinggung kondisi Ratih Purwasih yang sudah dibawanya ke RSUD, Soleh mengaku, bukan maksud melangkahi TKSK atau camat, tapi melihat keadaan yang cukup mengenaskan atas tumor yang diderita di perutnya itu, dirinya memberanikan diri ngencleng ke semua pejabat atas izin Sekda Jumat pekan kemarin.
Meskipun sudah dibawa ke RSHS dengan mengandalkan Karawang Sehat, namun diakui Soleh, Ratih belum bisa menjalani operasi, karena kabarnya harus menjalani lebih dulu chek up semua organ tubuh. "Kemarin juga waktu ngencleng, bukan maksud melangkahi TKSK atau camat, tapi memang tragis saja kalau membiarkan lama, ya saya keliling aja sendiri atas seizin sekda," ujarnya.
Senada dikatakan Kades Kedawung H Endang Zel. Keberadaan TKSK sebenarnya sangat diperlukan untuk menjembatani masyarakat miskin mendapatkan layanan kesehatan. TKSK di Kecamatan Cilamaya Kulon dan Tempuran justru aktif. Namun, di Lemahabang, ketua TKSK yang dijabat Nandang Basyuni ini sudah jarang tidak aktif lagi dengan alasan sakit. Untuk itu, keberadaan TKSK yang kurang aktif dievaluasi kembali. Selain dengan kerelaan mundur, atau bisa diganti atas rekomendasi Dinas sosial. "TKSK itu ya penting keberadaannya, semoga bisa dievaluasi yang gak aktif-aktif," pinta dia.
Hal yang sama juga diungkapkan Kades Lemahabang Rusli Sumawinata. Menurutnya meskipun TKSK dalam keadaan sakit, tapi PSM desa masih aktif. Sehingga saat ada kebutuhan verifikasi, pihaknya jemput bola langsung ke TKSK. Diakui Rusli, sebenarnya TKSK Lemahabang semangatnya tinggi, sayang saja kondisi kesehatannya memprihatinkan. Karenanya, jika melihat kondisi demikian, memang ada baiknya ada perganitian. Ia memasrahkan semuanya di kecamatan maupun Dinas Sosial. "Emang Seharusnya sih diganti pak. Mekanismenya barangkali ada di kecamatan atau di Dinsos," tandas dia.
Sementara itu, Camat Lemahabang H Hamdani S.Ip mengungkapkan persoalan TKSK di kecamatan yang sudah kurang aktif karena masalah kesehatan. Ia sudah melaporkan hal ini ke Dinas Sosial. "Sudah disampaikan ke Dinsos," jelasnya. (rud)
Berbagi Artikel :

3 komentar:

  1. Coba d tijau kembali tufoksi TKSK dan PSM nya.. pa kades yg terhormat,''

    BalasHapus
  2. Yang punya Masyarakat siapa.....pak lurah......mereka cuma relawan......

    BalasHapus
  3. Betul kata BANG AZIZ... Baiknya difahami dulu tuposi masing2. Kewenangan seorang Kades juga bukan mencakup semuanya. Aspek sosialnya coba diperhatikan, jangan dipandang aspek jasmaninya yang sedang sakit tapi perhatikan pengabdiannya dong selama ini. Kalau memang perduli coba bantu rekan kita yang telah mendedikasikan waktu, tenaga dan fikirannya untuk penyelenggaraan sosial di wilayah bapak/ibu sekalian, yang saat ini sedang menderita. Dia hanya relawan sosial coba carikan solusi yang lebih manusiawi, PSM kan bisa jadi solusi sementara dan di desa bapak/ibu kades masing-masing kan ada 3 orang bahkan lebih... Atau jangan-jangan PSM nya juga sudah mau di berhentikan. Relawan ko diberhentikan.. pemerintahan yang aneh !!! Bang Nandang biar cepet pulih ya.

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template