Tinggi Kasus KDRT di Karawang - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Tinggi Kasus KDRT di Karawang

Tinggi Kasus KDRT di Karawang

Written By Mang Raka on Jumat, 12 Agustus 2016 | 15.00.00

*Perselingkuhan Pemicu Potensial Terjadinya Penganiayaan

KARAWANG, RAKA - Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) ternyata masih tinggi di Karawang, selain kasus asusila anak dibawah umur. Selain faktor ekonomi yang jadi penyebab tingginya KDRT juga akibat perselingkuhan yang memicu kemarahan hingga berakibat penganiayaan.

Berdasarkan data yang dikeluarkan dan ditangani unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Karawang, dalam kurun waktu enam bulan terakhir untuk kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) tercatat ada sebanyak 24 kasus. Sementara kasus asusila anak di bawah umur mencapai 37 kasus. "Dari 37 kasus kasus asusila yang melibatkan anak di bawah umur 12 diantra 12 kasus yang berhasil terungkap dan dilakukan penahanan terfhadap para pelakunya, kemudian untuk kasus KDRT yang berhasil terungkap ada sebanyak 13 kasus, dari total 24 kasus KDRT yang masuk laporan kami (Polres Karawang)," kata Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Hairullah melalui penyidik PPA Aiptu Asep Dani K.
Dikatakan Dani, untuk kasus KDRT meski laporannya mencapai 24 kasus. Kebanyakan masyarakat yang menjadi korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) tidak melanjutkan laporan kasus tersebut, sehingga pihak kepolisian sulit untuk melanjutkan kasus tersebut untuk di tindak lanjuti. "Dari 24 kasus KDRT kebanyakan antara korban dengan yang dilaporkan kembali berdamai dan musyawarah secara kekeluargaan jadi kasusnya dianggap selesai, tapi kebanyakan mereka tidak pernah kordinasi ataupun tembusan terlebih dahulu kepada penyidik yang menangani laporannya, " ungkapnya.
Sedangkan untuk faktor dan penyebab kasus KDRT, kata Dani, kebanyakan disebabkan oleh faktor ekonomi dan hal yang lainnya seperti faktor perselingkuhan hingga menyebabkan pertengkaran dan emosi yang tidak terkendali sehingga menimbulkan kekerasan fisik terhadap korbannya. "Ekonomi yang menjadi faktor utama kasus KDRT yang terjadi di Karawang, kalau kasus perselingkuhan itu ada sebagian, " ungkapnya.
Sedangkan untuk kasus asusila, kata Kasat, kebanyakan diakibatkan dari pergaulan bebas yang tidak terkontrol oleh para orang tuanya. Hingga mengakibatkan terjaginya penyimpangan sexs bebas, terutama bagi anak yang usia labil atau dibawah umur. "Untuk itu peran serta orang tua perlu ditingkatkan lagi dalam melakukan pengawasan terhadap anak perempuannya agar tidak menjadi korban dari perbuatan cabul mapun asusila dan pergaulan yang di khawatirkan bisa berujung sexs bebas. Karena beberapa kasus yang kami tangani kebanyakan seperti itu, " terangnya.
Selain itu, untuk para orang tua yang memiliki anak perempuan harus bisa mengontrol kondisi fisik dan tubuh anaknya, dan harus mengetahui tanggal datang bulan (mens) anaknya. Hal tersebut agar mengantisipasi kejadian hamil di luar nikah yang belakangan ini banyak terjadi akibat pergaulan bebas yang banyak diakibatkan dari pacaran yang berlebihan akibat kurrangnya pengontrolan daroi orang tua. "Untuk itu peran orang tua lebih penting, karena tau keadaan fisik anaknya setiap hari. Bilapun perlu bergikan pemahaman tentang bahayanya pergaulan terutama seks bebas," jelasnya.(ops)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template