Tes Masuk Kerja Beda dengan Tes Akpol - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Tes Masuk Kerja Beda dengan Tes Akpol

Tes Masuk Kerja Beda dengan Tes Akpol

Written By Mang Raka on Rabu, 03 Agustus 2016 | 20.43.00

KARAWANG,RAKA - Tes untuk bekerja tidak sama seperti tes akademi polisi (akpol) ataupun tes masuk perguruan tinggi. Jadi, peserta tidak harus pintar matematika atau bahasa Inggris. Karena itu perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Karawang jangan terlalu mempermasalahkan hal tersebut, sebab yang penting adalah semangat bekerja.
Wakil Bupati Ahmad Zamakhsyari yang akrab disapa Jimmy mengatakan itu ketika meninjau peserta pelatihan tenaga kerja, di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Selasa (2/8). "Tes masuk kerja bukanlah tes Akpol, atau tes masuk Universitas Padjajaran di Bandung, jadi jangan terlalu dipermasalahkan," tandasnya. dihadapan peserta pelatihan di Disnakertrans.
Bahkan Jimmy menambahkan dirinya akan mengumpulkan Human Resources Development (HRD) perusahaan-perusahaan yang ada di Karawang terkait persoalan tersebut. Menurut Jimmy wakil-wakil HRD ini nantinya akan dihimbau untuk mempertimbangkan para pelamar kerja yang akan masuk bekerja di perusahaan-perusahaan mereka. "Kalau para pencari kerja ini tes tertulisnya gagal nantinya perusahaan akan saya himbau untuk menjadikan yang gagal ini bisa magang dalam tiga bulan. Tetapi dilihat dulu semangatnya, dan jika bagus semangat kerjanya, kepada perusahaan tidak perlu lagi membuka lowongan jadikan yang magang ini sebagai prioritas," katanya.
Sehingga dengan begitu, lanjut Jimmy, pengangguran di Kabupaten Karawang bisa terus ditekan. Jimmy mengakui banyak calon tenaga kerja Karawang tidak diterima perusahaan karena gagal pada tes tulisnya. Padahal jumlah lulusan SMK atau SMA di Kabupaten Karawang setiap tahun terus bertambah. Selain itu Jimmy pun tetap meminta kepada perusahaan-perusahaan untuk tetap memberikan porsi bagi warga asli Karawang, meski tetap membuka lebar kesempatan bagi warga non asli Karawang untuk kerja di Karawang.
Hal ini disambut baik Muhammad Bahrudin (20) warga Desa Purwadana, Kecamatan Telukjambe Timur yang telah empat kali gagal tes tulis saat mencoba masuk ke salah satu perusahaan besar di Karawang. "Saya kan orang sosial, mana mengerti matematika terpadu buat tes masuk," ucapnya. Karenanya ia berharap orang-orang yang hanya memiliki semangat bekerja seperti dirinya bisa difasilitasi untuk bisa bekerja di perusahaan-perusahaan yang ada di Karawang. (dri)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template