Teror Surat untuk Kades - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Teror Surat untuk Kades

Teror Surat untuk Kades

Written By ayah satria on Jumat, 26 Agustus 2016 | 16.24.00

Resah Dimintai Klarifikasi Pemberian Honor Pegawai Desa

LEMAHABANG WADAS, RAKA - Baru turun Alokasi Dana Desa (ADD) tahap 2, kepala desa di Kecamatan Lemahabang menerima surat yang memintai klarifikasi distribusi ADD, khususnya yang berkaitan dengan penghasilan tetap (Siltap) para pegawai desa.
Pihak yang mengatasnamakan LSM antikorupsi tersebut, salah satunya, melayangkan surat yang ditujukan kepada Kades Karangtanjung dan Camat Lemahabang, yang memintai klarifikasi terkait distribusi penghasilan tetap para perangkat desa.
Dikonfirmasi, Kades Karangtanjung H Ade Kosasih mengatakan, dirinya mengakui telah menerima surat dari LSM tertentu, yang memintai dirinya mengklarifikasi pembagian siltap di desanya. Dirinya balik bingung, klarifikasi apa yang dimaksud, karena menurutnya, tidak pernah dilakukan pemotongan siltap kepada para pegawai desanya.
Bahkan, ada yang memfasilitasi juga bahwa jika tidak diklarifikasi akan terbit di media massa lokal. Karena dalam surat itu sebut Ade, ditulis juga tembusannya kepada Bupati, Kejaksaan Negeri, Inspektorat, Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) sampai media massa. Namun, saat pihaknya menghubungi pihak terkait seperti BPMPD kaitan surat permintaan klarifikasi tersebut, justru tidak mengetahui LSM ini. "Suratnya minta klarifikasi pemotongan siltap, kita bingung klarifikasi apa. Toh semua pegawai desa sudah menerima siltap," ungkapnya.
Kades yang akrab Lurah Odol ini menambahkan, surat yang sama, kabarnya juga diterima Camat Lemahabang. Tak ayal, dirinya dan semua perangkat desa dikumpulkan untuk mengklarifikasi kebenaran pemotongan siltap. Sampai-sampai, semua pegawai desa menyatakan bahwa semuanya sudah menerima siltap dan tidak ada pemotongan. Melihat kondisi semacam ini sambung Lurah Odol, dirinya tidak tahu apa maunya pengirim surat ini. Jika mau memintai uang rokok atau bensin, dirinya siap saja asalkan tidak berlebihan, dan tidak harus seperti ini. Saat ini, dirinya merasa risih karena kerap ditanyai klarifikasinya melalui pesan singkat dan telpon. "Kita sudah bikin surat pernyataan, semua pegawai desa tandatangan gak ada yang merasa dipotong tuh. Makanya kita bingung mau klarifikasi yang mana?" tanyanya.
Camat Lemahabang H Hamdani SIP mengatakan, surat dari LSM tersebut seharusnya menyebutkan dengan jelas tudingannya, harus jelas siapa orangnya, berapa pemotongannya dan di tahun kapan. Namun disayangkannya jawabannya rahasia. Anehnya lagi, katanya pihak tersebut mau menyelesaikannya, tapi katanya lagi itu rahasia. "Saya belum pernah ketemu sama oknum tersebut, harusnya kalau menginfokan itu jelas dan detail," ujarnya. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template