Telagasari Sulit Dapatkan Calon Kepsek - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Telagasari Sulit Dapatkan Calon Kepsek

Telagasari Sulit Dapatkan Calon Kepsek

Written By Mang Raka on Rabu, 10 Agustus 2016 | 13.00.00

-Pendaftaran Diperpanjang 3 Gelombang

TELAGASARI, RAKA- Siapa bilang menduduki jabatan Kepala Sekolah (Kepsek) selalu diburu para guru. Buktinya, proses penjaringan calon kepala sekolah tingkat SD sampai seleksi dan pelulusannya di Kecamatan Telagasari menjadi model yang cukup melelahkan. Betapa tidak, dari 18 Kepsek SD yang dibutuhkan sampai 2018 mendatang, UPTD PAUD/SD setempat sampai membuka pendaftaran lebih dari 3 kali. Hasilnya, hanya ada 16 Cakep yang terjaring, itupun setelah di sisir maksimal para pemangku pendidikan di kecamatan tersebut.
Disela-sela pembinaan kepsek, guru dan operator di Gugus IV SDN 1 Pasirtalaga, Kepala UPTD PAUD/SD Telagasari, Drs H Kalam Sukamwijaya mengatakan, kebutuhan Kepsek SD sampai 2018 mendatang di Kecamatan Telagasari sebanyak 18 orang. Itu setelah disisir, karena terhitung tahun kedepan, beberapa Kepsek sudah memasuki masa periodesasi dan pensiun. Karenanya, sebelum diseleksi, jauh-jauh hari ia membuka membuka pendaftaran. Namun dari 18 yang dibutuhkan justru hanya baru terjaring 8 calon kepsek yang kemudian dibuka lagi gelombang kedua dan mulai menyisir agar sejumlah guru yang golongan PNS nya mencukupi yaitu 3C dan usianya juga cukup dibarengi prestasi dan kegiatannya yang matang, bertambah menjadi 14 orang.
Namun sebut Kalam, jumlah itu masih saja kurang hingga pihaknya membuka pendaftaran gelombang 3 yang hasilnya bertambah 2 orang yaitu menjadi 16. Dengan demikian, meskipun kurang 2 lagi, terpaksa Cakep mengambil dari luar kecamatan. "Kami buka tiga kali gelombang, dari jatah 18 kebutuhannya, masih saja kurang karena terjaring 16 orang, itupun didorong-dorong," jelas dia.
Rendahnya minat nyalon Kepsek di Telagasari ini tidak jelas alasannya. Padahal tambah Kalam, ditinjau dari golongan dan usia sangat banyak guru yang mumpuni di Telagasari ini. Sehingga, ada juga guru yang golongannya masih 3B dimasukan dalam pendaftaran Cakep. Namun catatnya itu dilakukan dengan pertimbangan bahwa pada saat SK kepangkatannya keluar dalam Penilaian Angka Kredit (PAK) sampai 2017- 2018, yang bersangkutan sudah 3C meskipun menjadi waiting list diakhir penempatannya.
Itu sebut Kalam, saking sulitnya mencari guru yang mau nyalon kepala sekolah. Sementara pertimbangan usia, jamin Kalam, semuanya sudah memenuhi syarat sesuai Permendikbud. "Kita selalu sosialisasikan program-program pendidikan ini dalam pembinaan tahunan ini, bukan saja soal Cakep, tapi membahas bersama persoalan operator, Kepsek maupun guru-guru yang ada di Telagasari," jelas dia.
Pengawas UPTD PAUD/SD Telagasari, Ade Sukardi mengatakan, di kecamatan ini saja diakuinya minim minat nyalon Kepala SD. Mungkin alasannya sebut Ade, para gurulebih nyaman menjadi seorang guru saja. Selain gaji pokok yang rutin, sertifikasi berjalan normal, ketimbang diperbantukan menjadi kepala sekolah yang menambah beban kerja sebagai leader di satu sekolah.
Terlepas dari hal itu, guru, kepsek maupun operator terus digembleng agar memiliki kompetensi dan SDM yang proporsional. Karenanya dari 4 gugus yang ada, ia bersama Kepala UPTD lakukan pembinaan tahunan kepada semua pemangku pendidikan, baik kepsek, guru maupun operator. Disamping mensukseskan untuk mensukseskan program pendidikan seperti Kurtilas, KBM tahun ajaran baru dan administrasi, juga menjadikan ajang saling silaturahmi antar gugus. "Ya mungkin guru kebanyakan sudah nyaman statusnya sebagai guru, punya gaji dan sertifikasi, sehingga enggan lebih menambah beban kerja," tandasnya. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template