Tandatangan RT Sering Dilewat, Pembuat KTP Disuruh Pulang Lagi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Tandatangan RT Sering Dilewat, Pembuat KTP Disuruh Pulang Lagi

Tandatangan RT Sering Dilewat, Pembuat KTP Disuruh Pulang Lagi

Written By Mang Raka on Rabu, 31 Agustus 2016 | 12.00.00

RENGASDENGKLOK, RAKA - Warga yang membuat e-KTP dan Kartu Keluarga (KK) banyak yang diminta pulang kembali gara-gara tidak memiliki surat pengantar dari RT-RW. Hal semacam ini sering ditemui dalam pelayanan kependudukan di Kecamatan Rengasdengklok karena minimnya pengetahuan masyarakat tentang pelayanan administrasi.
Menurut Eti Setiasih Kepala Seksi Kependudukan dan Catatan Sipil Kecamatan Rengasdengklok menyatakan bahwa idealnya pemerintah desa memberi penjelasan kepada masyarakat yang belum mengerti tentang pembuatan e-KTP dan KK. Sebagaimana tertera dalam prosedur pembuatan e-KTP dan KK, bahwa pengantar dari RT adalah salah satu persyaratan wajib. Eti khawatir, jangan-jangan pemerintahan desa belum paham tentang prosedur pembuatan e-KTP dan KK.
Sebab jika pengantar RT tidak ada, maka pembuatan e-KTP maupun KK, tidak bisa dikonfirmasi oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil karena syaratnya belum dilengkapi. "Kasihan warga yang bikin KK atau KTP sendiri ke Dinas Catpil, mereka disuruh pulang lagi gara-gara belum ada tanda tangan RT," tegas Eti.
Selain itu, pemerintah desa harus lebih memperhatikan dan lebih tegas terhadap masyarakat dalam pembuatan administrasi kependudukan. Petugas desa juga harus mempelajari lebih lanjut tentang prosedur pelayanan administrasi supaya tidak ada lagi kekeliruan dalam pelayanan administrasi. "Saya aneh saja, masyarakat kok langsung disuruh ke kecamatan, padahal formulirnya belum ditandatangan RT. Harusnya desa juga jangan tanda tangan dulu kalau belum tanda tangan RT," lanjut Eti.
Sementara itu, masih lanjut Eti, pengantar RT sebenarnya bisa diganti oleh RW atau wakil jika saja RT nya tidak ada, yang menyebabkan masyarakat tidak harus memaksakan membuat KTP atau KK tanpa pengantar dari RT. "Kalau RT gak ada kan masih ada RW atau Wakil, jadi gak ada alesan buat gak ada  pengantar dari RT," pungkas Eti.
Sementara itu, salah satu warga, Saef mengaku tak tahu jika harus ada tandatangan RT dalam syarat pengurusan KTP. "Saya gak tahu, soalnya di suruh desa langsung saja ke kecamatan minta tanda tangan," keluh warga Desa Rengasdengklok selatan ini kepada RAKA. (mg)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template