Tambang Kapur Diusulkan Jadi Wisata - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Tambang Kapur Diusulkan Jadi Wisata

Tambang Kapur Diusulkan Jadi Wisata

Written By Mang Raka on Rabu, 31 Agustus 2016 | 14.00.00

PANGKALAN,RAKA - Camat Pangkalan, Usep Supriatna, Selasa (30/8) mengajak para kepala desanya untuk mewujudkan objek wisata berwawasan konservasi yang pro rakyat. Hal itu di utarakan dalam Rapat mingguan di Desa Kertasari. Camat dengan tegas membahas karakteristik objek wisata yang justru bisa mensejahterakan masyarakat secara keseluruhan dengan melibatkan unit-unit yang ada dan aktif di desa.

Selain itu camat juga mengajak peran serta masyarakat dalam mewujudkan budaya usaha yang berbasis masyarakat. "Saya yakin dengan semakin pesatnya wisata yang ada di wilayah Kecamatan Pangkalan, bisa merubah pola pikir para kepala desa ke depannya agar bisa membuat suatu dinamika objek wisata yang revolusioner dengan mengajak masyarakat bisa menjadi alat instrumen wisata itu sendiri," ucap camat.
Camat Usep juga menyinggung zona-zona bekas pertambangan yang bisa disiasati dengan karakteristik yang ada. Untuk itu hanya dibutuhkan polesan. Karena itu dia mengajak kepala untuk berinovasi membuat terobosan terhadap potensi-potensi wisata yang ada di wilayahnya. Usep malah berharap stigma wilayah penghasil kapur bisa menjadi primadona pertambangan. Dirinya mengharapkan agar kepala desa yang dekat dengan zona-zona itu bisa membuat objek wisata dengan karakteristik perkapuran menjadi penunjang. Bukan itu saja berbagai hutan yang sekarang menjadi ciri khas Karawang Selatan pun harus bisa ditonjolkan.
Senada itu, pejabat Badan Permusyawarahan Desa Tamansari, Ahdiat (47), mengatakan jika semua stageholder bisa beriringan dan mau bekerjasama maka tampilan objek wisata yang cukup menjual pun bisa terwujudkan. Hanya kendala besar investasi menjadi bahasan yang perlu difikirkan bersama. "Saya sangat setuju sekali dengan beberapa pemikiran agar inovasi objek wisata yang bisa bersinergis dengan masyarakat cukup dinantikan. Memang seperti di wilayah kami jika dibuat zona trek motor trail dan ATF pun cukup menjual. Hanya saja butuh anggaran yang tidak sedikit. Mungkin akan kami bicarakan dengan Bumdes agar semuanya bisa searah objek apa yang akan direncanakan oleh desa kami," katanya.
Ditempat terpisah, pemerhati lingkungan, Uco (31) yang juga aktifis kepemudaan di wilayah Kecamatan Tegalwaru menyampaikan, dirinya optimis jika Karawang selatan selain wisata yang ada juga bisa menciptakan objek wisata yang lainnya. Luas kehutanan dan kulture wilayah pun menjadi barometer terwujudnya hal-hal seperti itu.
"Dari pemerintahan Kabupaten Karawang sendiri sudah ada kerjasama yang baik dengan Perusahaan umum Kehutanan dan partikel terkecilnya di tingkat desa. Jika ada kemauan besar maka saya yakin perum pun akan membantu," ucapnya. (yfn)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template