Surat Edaran Bupati tak Diindahkan Siswa SMAN 1 Jatiluhur - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Surat Edaran Bupati tak Diindahkan Siswa SMAN 1 Jatiluhur

Surat Edaran Bupati tak Diindahkan Siswa SMAN 1 Jatiluhur

Written By Mang Raka on Kamis, 04 Agustus 2016 | 15.30.00

PURWAKARTA, RAKA - Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, Rabu (3/8) kemarin melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk memastikan secara langsung efektifitas surat edaran tentang larang bawa sepeda motor ke sekolah yang telah dia tandatangani Senin (1/8) lalu. Dalam sidak tersebut ditemukan 14 kendaraan bermotor yang dibawa oleh pelajar SMA 1 Jatiluhur Purwakarta menuju sekolah mereka yang terletak di Jalan Raya Bunder, Desa Bunder, Kecamatan Jatiluhur.
Mendapati pelanggaran surat edaran yang telah dia sebar, pria yang akrab disapa Kang Dedi tersebut langsung memanggil kepala sekolah, agar memberikan tindakan kepada siswa yang ‘keukeuh’ membawa kendaraan bermotor ke sekolah. Tidak hanya itu, Dedi juga memanggil pihak kepolisian setempat untuk memberi tilang kepada siswa tersebut. “Kami kan sudah melakukan sosialisasi bahwa pelajar membawa motor ke sekolah itu tidak boleh. Eh, ini masih ada. Saya minta pak polisi untuk tilang saja sekaligus mendapat SP I dari pihak sekolah. Kalau sampai SP III masih bandel juga, sanksinya tidak naik kelas," tegas Dedi, kepada para siswa.
Pihak sekolah pun tak luput dari keberangan pria yang selalu mengenakan pakaian khas Sunda tersebut. Dia meminta agar seluruh stakeholder sekolah bersikap peka terhadap program pemerintah daerah. Namun sayang, dia tidak berhasil menemui Kepala SMA 1 Jatiluhur karena tidak ada di tempat. “Sekolah harus peka, ingatkan para siswa, kumpulkan seluruh orangtua, beri sosialisasi dan pemahanan yang mendalam. Kalau anak-anak kita dibiasakan melanggar peraturan, akan sulit mereka beradaptasi saat berada di tengah masyarakat," kata Dedi, kepada Elly Surliya wakil kepala sekolah Bidang Kesiswaan pada SMA 1 Jatiluhur Purwakarta.
Di tempat yang sama, Kapolsek Jatiluhur, Kompol Deswandi menuturkan, dirinya sudah melakukan sosialisasi dengan cara yang edukatif kepada pelajar. Akan tetapi, dia mengakui tanpa peran orangtua, sangat sulit program ini dapat berjalan dengan baik. “Sosialisasi gencar kami lakukan ke sekolah-sekolah, caranya kan harus edukatif jadi kami bekerjasama dengan UPTD Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga. Tetapi yang paling penting itu orang tua harus berperan. Kalau mereka abai ya susah juga," pungkasnya. (awk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template