Puskesmas Curug Perdengarkan Suara Berderak - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Puskesmas Curug Perdengarkan Suara Berderak

Puskesmas Curug Perdengarkan Suara Berderak

Written By Mang Raka on Rabu, 10 Agustus 2016 | 16.00.00

*Jika Tidak Segera Diperbaiki Bangunan Akan Rubuh

KLARI, RAKA - Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi Senin (8/8) kemarin, tak pelak menimbulkan suara berderak-derak dari dalam ruangan pelayanan kesehatan Puskesmas Curug, Kecamatan Klari. Keruan sejumlah petugas kesehatan yang ada di dalamnyapun berhamburan keluar karena ketakutan. Terlebih berbarengan suara itu turut berjatuhan material-material kecil seperti pasir ke lantai.

Pantauan RAKA dilokasi, Selasa (9/8) sejumlah material yang berjatuhan ke bawah akibat getaran lantaran suara gluduk yang amat keras, sehingga bagian-bagian tembok bangunan yang berada diatas plafon berjatuhan. Hal itu terjadi karena kondisi tembok bangunan yang sudah rapuh. Sementara suara berderak kuat dugaan disebabkan balok-balok kayu penahan atap bangunan sudah keropos.
Bahkan sudah terlihat bagian-bagian yang keroak dan mengeluarkan butir-butir halus akibat dimakan rayab. Sementara dinding bangunan pun terlihat sudah berkeroak dan sebagian tampak rompal. Kondisi dinding lainnyapun terlihat sudah lapuk. Itu terbukti dari lembeknya bagian tembok yang tersebar disejumlah bidang dinding. Ironisnya, kondisi seperti itu ternyata juga terjadi hampir diseluruh ruangan.  
Kepala Puskesmas Curug, dr. Asep Gunawan, terkait itu mengatakan ruang pelayanan kesehatan tersebut saat ini sudah dikosongkan dan dipindah ke ruang lain yang juga mengalami kerusakan namun tidak separah ruang pelayanan kesehatan. "Pelayanan kesehatan kita pindah ke ruang lain yang meski juga rusak tapi masih aman," ucap Asep, ketika ditanya apakah ruangan pelayanan kesehatan tetap difungsikan kendati kondisinya mengancam keselamatan.
Asep juga tidak menampik, ketika RAKA menanyakan hampir seluruh ruangan dalam kondisi rusak. Dikatakan Asep, awalnya hanya beberapa ruangan saja, kini sudah semua ruangan mengalami kerusakan di bagian kusen dan fondasi atap bangunan. Sementara para petugas kesehatan yang sebelumnya berada di ruang pelayanan kesehatan sudah direlokasi ke ruangan di bagian belakang gedung. "Gedung itu sebelumnya tempat penyimpanan obat-obatan," tandas Asep menyebutkan ruangan berukuran sekitar 4x8 meter itu.
Namun kondisinya mendesak Asep menambahkan, para petugas puskesmas beserta dokter dan bidan yang biasa menanggani masyarakat yang datang untuk berobat terpaksa berkantor di bekas ruang penyimpanan obat-obatan. Pelayanan dilakukan di satu ruangan meski harus berdesak-desakan dengan petugas lainnya, setelah bagian depan gedung menjadi ruangan pelayanan. "Daripada nanti petugas puskesmas celaka, terpaksa untuk melayani masyarakat ketika berobat itu, harus pindah ke belakang. Karena takutnya, pas nanti dokter meriksa, tiba-tiba gedung roboh karena tembok yang sudah retak dimana-mana dan juga atap bangunan puskesmas yang sudah rapuh dan rawan ambruk," tandas Asep.
Asep berharap, kerusakan yang sudah amat parah itu segera mendapat perhatian pemerintah daerah dan secepatnya dilakukan renovasi bangunan. Selama ini pelayanan kesehatan yang dilakukan puskesmas kurang optimal karena kondisi ruangan pelayanan yang memang tidak pantas. "Dulu katanya, memang sempat ada kabar puskesmas akan direlokasi ke tempat yang lebih layak. Tetapi sampai sekarang belum ada tindak lanjutnya," terang Asep.
Hal lain yang jadi persoalan adalah posisi puskesmas yang berada dua meter dibawah jalan raya. Kondisi ini membuat puskesmas jadi titik langganan banjir, bahkan jika hujan turun sebentar pun banjir pasti terjadi. Asep sendiri memaklumi jika hingga kini Pemda terkesan tidak berdaya merelokasi puskesmas setelah mengetahui keterbatasan Pemda dalam hal keuangan. "Harga tanah di curug cukup tinggi satu meter sekarang sudah 1 juta, padahal dari pihak pemerintah cuma punya badget Rp 500 ribu per meter. Namun harapan kami, Dinas Kesehatan, lebih baik melakukan pembangunan kantor dilahan ini saja, agar pelayanan kepada masayarakat bisa maksimal nantinya," ucapnya.
Sementara itu, Camat Klari, Mamat Rahmat, ketika dimintai pendapatanya perihal puskesmas Curug hanya mengatakan, pihak kecamatan akan mengusahakan membantu untuk disegerakannya perbaikan renovasi kantor Puskesmas Curug yang sudah rusak parah itu. "Iya, ini harusnya segera ke Dinas Kesehatan untuk minta perbaikan harusnya, karena gedung pelayanan kesehatan di wilayah curug sudah rusak parah dan sekarang dikosongkannya," tandas camat. (ian)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template