Program Listrik Gratis Terancam Terhenti - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Program Listrik Gratis Terancam Terhenti

Program Listrik Gratis Terancam Terhenti

Written By Mang Raka on Jumat, 05 Agustus 2016 | 14.00.00

PURWAKARTA, RAKA - Program elektrifikasi di Kabupaten Purwakarta sudah mencapai 99%. Akhir tahun 2016 ini, Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi mencanangkan agar program tersebut dapat mencapai 100% dengan indikator seluruh rumah di Kabupaten Purwakarta mendapatkan pasokan aliran listrik tanpa kecuali. Tetapi nampaknya salah satu program unggulan di kabupaten terkecil kedua di Jawa Barat ini bukanlah tanpa kendala. Peraturan baru PLN yang mengharuskan calon pelanggan yang berasal dari masyarakat miskin memiliki Kartu Indonesia Sejahtera (KIS) dinilai menjadi kendala yang sangat mengganggu pencanangan program ini.
Mengenai hal ini, Dedi menyarankan agar DPRD Kabupaten Purwakarta menemui pihak PLN wilayah Jawa Barat, agar permasalah pelik ini dapat segera terselesaikan. Program elektrifikasi, kata dia, merupakan program pro rakyat yang semestinya tidak boleh dihalangi oleh peraturan administratif yang dianggap menyulitkan. “Problemnya PLN tidak lagi melayani pemasangan instalasi listrik dengan kapasitas dibawah 900 Watt. Kalau ada pengajuan dengan kriteria seperti ini, maka masyarakat harus melampirkan Kartu Indonesia Sejahtera. Nah, persoalannya pembangunan di Kabupaten Purwakarta kan tidak menjadikan kartu tersebut sebagai salah satu kriteria, padahal anggaran di kita cukup untuk membuat elektrifikasi 100% pada akhir tahun ini. Mohonlah anggota DPRD bisa bicara pada PLN," pinta Dedi.
Selama dirinya menjabat sebagai Bupati Purwakarta, lanjut dia, pihaknya terus mencoba untuk berkomitmen tentang program pemasangan listrik gratis untuk warga miskin yang ada di daerahnya. Dari tahun 2008 lalu, sekitar 100.000 Kepala Keluarga (KK) yang tidak memiliki listrik, saat ini tersisa hanya 4000 KK saja, jumlah sisa tersebut terpusat di daerah Cirata dan Jatiluhur yang justru terkenal sebagai daerah penghasil listrik untuk wilayah Jawa – Bali. “Ini seperti mimpi sebenarnya, wilayah penghasil listrik kok masyarakat sekitarnya tidak teraliri listrik. Ironi ini kami coba dorong menjadi harmoni dengan program pemasangan listrik gratis," jelasnya.
Keluhan yang sama juga diungkapkan oleh Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Purwakarta Akun Kurniadi. Dia mengaku sudah menganggarkan Rp12 miliar untuk 4500 kepala keluarga di Kabupaten Purwakarta yang belum memiliki instalasi listrik di rumahnya. Anggaran ini terancam tidak terserap karena peraturan mendadak dan sangat spesifik yakni calon pelanggan yang akan memasang instalasi dibawah 900 Watt harus memiliki Kartu Indonesia Sejahtera. “Tidak semua warga miskin memiliki kartu tersebut, pengurusannya kan langsung ditangani pemerintah pusat. Kami bingung mengkoordinasikan ini. Padahal program ini sudah kami jalankan selama 10 tahun terakhir," pungkasnya. (awk)

Berbagi Artikel :

1 komentar:

  1. Masih ada Masyarakat miskin di desa Salem yang belum punya penerangan.dan untuk memasang listrik mungkin dia berpikir ulang.untuk masalah biayanya.semoga ada jalan keluar dari kebijakan tersebut. agar seluruh masyarakat purwakarta.meresakan penerangan dari PLN.

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template