Penyandang Disabilitas Mayoritas Kecelakaan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Penyandang Disabilitas Mayoritas Kecelakaan

Penyandang Disabilitas Mayoritas Kecelakaan

Written By Mang Raka on Sabtu, 13 Agustus 2016 | 14.30.00

CIKAMPEK, RAKA - Kecelakaan lalu lintas tercatat sebagai pembunuh nomor dua setelah penyakit TBC. Tak hanya itu, banyak pengendara motor terpaksa kehilangan anggota badan karena kecelakaan.
Ketua Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Kabupaten Karawang, H Dedi Sumarya, memastikan penderita disabilitas cacat permanen di Kabupaten Karawang, diakibatkan oleh kecelakaan. Dia meminta masyarakat selalu waspada dalam berkendara, terutama pengendara sepeda motor.
"Mayoritas akibat kecelakaan. Kalau cacat bawaan dari lahir sedikit," ujar H Dedi kepada Radar Karawang, Jumat (12/8).
Hal itu berdasarkan data terakhir yang dipegang Dinas Sosial Kabupaten Karawang sejak tahun 2009. Sedangkan untuk memastikan berapa jumlah penyandang disabilitas saat ini, para PSM yang tersebar di tiap desa dan TKSK yang ada di setiap kecamatan, sedang melakukan pendataan. "Kalau data pastinya kurang begitu hafal. Ada di Dinsos. Tapi itu juga data tahun 2009, makanya sekarang sedang dilakukan pendataan ulang," ujarnya.
Dalam tiap tahun, kata Dedi, selalu ada alokasi anggaran yang digelontorkan oleh pemerintah untuk penyandang disabilitas. Agar tepat sasaran, data yang paling update sangat diperlukan. "Jadi ini merupakan pendataan kali ketiga di tahun 2016 untuk PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial). Pendataan dilakukan periode Juli-September," ujarnya.
Sebelumnya, tambah Dedi, PSM melakukan pendataan fakir miskin, kedua pendataan warga yang tidak memiliki rumah layak atau yang biasa disebut dengan rutilahu. Semua itu harus dilakukan validasi, karena program-program yang direalisasikan oleh Dinas Sosial berbasis data. "Hasil pendataannya, nanti dilaporkan ke Dinsos. Sebagai data terbaru," ujarnya.
Lebih lanjut dia menyampaikan, sedangkan para penderita disabilitas yang tidak disebabkan oleh kecelakaan, mayoritas tuna rungu dan tuna wicara. "Karena secara kehidupan. Terdapat keterbatasan bagi mereka (penyandang disabilitas). Jadi memang harus diperhatikan," ujarnya. (zie)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template