Pengedar Pil Koplo di Karawang Wetan Diamankan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pengedar Pil Koplo di Karawang Wetan Diamankan

Pengedar Pil Koplo di Karawang Wetan Diamankan

Written By Mang Raka on Kamis, 04 Agustus 2016 | 12.00.00

KARAWANG, RAKA - Dua pengedar pil koplo diamankan anggota satnarkoba Polres Karawang ketika bertransaksi di Gang Kaca Piring RT 03/23, Kelurahan Karawang Wetan, Kecamatan Karawang Timuru. Dari tangan kedua pelaku, polisi menyita 640 butir obat terlarang itu  untuk dijadikan barang bukti

Kedua tersangka yang hingga kini sudah mendekam di ruang tahanan Polres Karawang. Masing masing Ujang Juhari alias Dedeng (47) warga Kelurahan Karawang Wetan, dan Sugih Mulyadi alias Ateg (24) warga Kampung Kalihurip, Desa Duren, Kecamatan Klari. Kasatnarkoba Polres Karawang AKP Ade Hermawan, melalui KBO nya Iptu Abdul Wahab, kemarin, mengatakan, kedua pelaku ditangkap setelah pihaknya mendapat informasi dari masyarakat yang menyebutkan, tersangka Dedeng kerap menjual pil terlarang tersebut tak jauh dari tempat tinggalnya tepatnya di sekitaran SMA5 Karawang.
Selain menjual pil setan tersebut ke masyarakat umum, tersangka Dedeng juga kerap menjualnya ke anak-anak yang berstatus pelajar. "Makanya, ketika tersangka keluar dari rumahnya langsung kami amati. Sehingga ketika Dedeng dan Ateng tengah bertransaksi, saat itu juga anggota menyergap mereka," kata Wahab.
Wahab menambahkan, bisnis terlarang Dedeng sudah berlangsung sejak Januari 2016 lalu. Bahkan, transaksi dengan Ateng sudah berulangkali berlangsung. "Umumnya transaksi dilakukan disekitar tempat tinggal Dedeng. Siapapun yang datang, termasuk anak sekolah tetap dilayani," ucap Wahab.
Pil-pil terlarang tersebut dibeli tersangka Dedeng dari daerah Jakarta Timur. Biasanya, tersangka membeli dalam jumlah yang cukup banyak agar keuntungan yang diperoleh menjadi lebih besar.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, diketahui masih ada beberapa nama yang terlibat dalam penjualan pil terlarang tersebut. "Kami masih terus menggali informasi untuk mengungkap pelaku lainnys," kata Wahab.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, penyidik menjerat  pelaku dengan pasal 196 jo 197 UU RI No. 36 Th.2009 tentang Kesehatan. "Ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara dan denda 1,5 miliar," tandas Wahab. (ops)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template