Pemda Didesak Beton Jalan Kampung Kaligandu - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pemda Didesak Beton Jalan Kampung Kaligandu

Pemda Didesak Beton Jalan Kampung Kaligandu

Written By Mang Raka on Rabu, 24 Agustus 2016 | 16.00.00

TELUKJAMBEBARAT, RAKA - Warga Desa Wanajaya, Kampung Kaligandu, RT 02/01, kembali mendesak pemerintah daerah agar membeton jalan utama di kampung mereka. Kondisi jalan selama ini selain berlumpur juga selalu banjir setiap kali hujan turun.

Pertigaan Kaligandu merupakan jalan akses singkat ke Kabupaten Bekasi. Aktivitas lalulintas cukup ramai di saat pagi dan sore, karena kebanyakan pengguna jalan di waktu tertentu itu karyawan pabrik kawasan industri di Kabupaten Bekasi. Jalan sepanjang 200 meter itu bukannya belum diupayakan oleh pemerintah setempat supaya bisa diperbaiki.
Bahkan Pemerintah Desa Wanajaya pun berupaya menutup jalan berlubang itu menggunakan batu kapur. Namun selalu tergerus setiap kali hujan. Kondisi demikian bukan saja menghambat aktivitas perekonomian warga, tetapi juga rawan kecelakaan. Seperti dituturkan Nita (34) pemilik toko kelontong di Desa Wanajaya, Selasa (23/8) Sudah tujuh motor yang terjatuh akibat jalan rusak.
Bahkan saat hujan deras air menggenangi jalan dan masuk ke halaman toko hingga 3 - 5 cm. Parahnya drainase pun menyempit hingga laju air tersendat. "Makin parahnya truk-truk pengangkut dengan beban berat pun kini banyak yang lalulalang melalui jalan tersebut hingga jalan makin rusak parah. Terlebih saat kemarau debu pun bahkan menghiasi kaca, meja serta dagangan. Saya pernah mendapati beberapa orang dari dinas tertentu tengah mengukur jalan tapi hingga kini tak kunjung diperbaiki," kesalnya.
Hal senada dipaparkan, Atikah (33) pemilik toko air ulang. Jalan rusak itu sebenarnya tinggal sedikit lagi tapi kini tersendat perbaikannya, sehingga membuat jalan utama kumal dan kotor. Untungnya Pemerintah Desa Wanajaya sigap dengan membesarkan drainase sehingga banjir yang hampir setiap hujan sering meluap dan menggenangi warung serta toko dan kios warga bisa terhindar.
"Jalan rusak ini sudah hampir enam tahun lamanya. Sebelumnya kerusakan jalan hingga ke jembatan perbatasan Kabupaten Karawang dan Bekasi, yakni perbatasan sungai Cibeet, tetapi diperbatasan sudah jauh lebih baik. Malah di pertigaaannya yang belum diperbaiki, lubang jalan diperkirakan sekitar 20-30 cm dan warga sudah mengeluh juga selain berlunpur jalan juga licin hingga banyak motor terjatuh," tandasnya.
Retno (23) pengendara motor yang setiap hari melintasi jalan tersebut mengatakan, yang dilakukan pemda tanggung. Hanya efeknya hingga jalan utama Badami-Loji tepatnya di pertigaan Kaligandu pun kotor oleh lumpur. "Jika belum juga diperbaiki maka jalan pertigaan utama di pertigaaan Kaligandu menjadi kotor dan berlumpur hingga malah membuat pengendara terutama motor licin serta rawan kecelakaan," ucapnya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template