Pembelah Jalan Badami Loji Berbahaya - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pembelah Jalan Badami Loji Berbahaya

Pembelah Jalan Badami Loji Berbahaya

Written By Mang Raka on Sabtu, 06 Agustus 2016 | 15.30.00

PANGKALAN, RAKA - Pembatas jalan yang membelah badan jalan utama Badami Loji dikeluhkan warga. Pasalnya, bagian jalan yang membentuk garis itu terlebih lebar celanya, sehingga bisa membahayakan pengendara motor yang melintasi bagian tersebut.

Dijelaskan, seharusnya jalan menganga itu bisa ditutup ter atau aspal agar tidak mengundang bahaya, karena kendaraan roda dua mempunyai ban yang kecil hingga bahaya kecelakaan pun menjadi lebih besar. Padahal di beberapa jalan yang lainnya, kondisi pembatas tengah sudah hampir setengah jalan Karawang selatan telah disiram atau di tutup oleh semen atau aspal hingga konvensional jalan pun lebih aman dan rata hingga pengguna jalan khususnya pengendara motor terhindar dari kecelakaan.
Selama ini sudah ada sejumlah pengendara motor yang mengalami kecelakaan oleh pembatas jalan tengah yang terlalu menganga dari Jembatan Nyangkokot, Desa Wanasari hingga ke perbatasan Kecamatan Telukjambe Barat dan Kecamatan Pangkalan. Sementara pembatas jalan menganga berdasarkan pantauan RAKA mencapai hingga 7 km.
Rudi (24) pengendara motor yang setiap melintasi ruas jalan itu mengakui beberapa temannya sempat mengalami kecelakaan karena ban depannya selip masuk ke rongga jalan pembatas, hingga tidak menguasai laju motor dan terjerembab sampai terluka-luka. "Teman saya bukan satu atau dua tetap banyak yang sudah jadi korban belahan jalan itu. Motor yang mereka kendarai bannya rata-rata selip hingga akhir terjatuh," katanya.
Hal senada  diungkapkan Ucin alias Tompel (40), pemilik bengkel motor yang berada di wilayah Kampung Karadak, Desa Tamanmekar, pembatas yang membelah jalan membuat pengendara motor kesulitan. Ban motornya sering salip sampai akhirnya kecelakaan. "Kecelakaan yang banyak terjadi memang rata-rata tidak bisa menguasai stir kemudi motor dikala ban depan masuk. Namun itu semua bisa di hindari dengan baik asalkan saat kita mengendarai motor tidak panik. Hingga kendaraan pun bisa dibuat stabil. Rata-rata kendaraan motor kecil yang sering mengalami kecelakaan karena kondisi ban yang kecil hingga saat masuk rongga jalan pembatas yang menganga mudah selip dan akibatnya kecelakaan pun sulit dihindari," katanya.
Nani (27) pengemudi roda dua yang juga sebagai karyawan minimarket menyampaikan, dirinya pernah mengalami hal serupa akan tetapi kendaraannya bisa dikuasai hingga tidak terjadi kecelakaan."Untungnya stang motor saya masih bisa saya kuasai sehingga saya pun tidak kecelakaan," akunya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template