Pajak Bumi Bangunan Masih Perlu Disosialisasikan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pajak Bumi Bangunan Masih Perlu Disosialisasikan

Pajak Bumi Bangunan Masih Perlu Disosialisasikan

Written By Mang Raka on Sabtu, 06 Agustus 2016 | 14.30.00

KLARI, RAKA - Minimnya sosialisasi aparatur Desa Duren, mengenai kewajiban membayar pajak bumi bangunan (PBB) mengakibatkan rendahnya kesadaran masyarakat membayar pajak. Padahal jika mengacu kepada target tahun ini, desa itu persentase pembayaran pajaknya hanya 30 persen dari 26,7 persen pajak yang saat ini telah terserap hingga bulan Juni.

"Sudah ada himbauan dari kecamatan tentang pajak masyarakat (PBB) yang ada di Desa Duren masih di angka 26,7 persen, ini berdasarkan data yang dihimpun desa terkait Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)," ucap Sekdes Duren, Andi Basri, Jumat (5/8). Dikatakannya, sebelumnya saat rapat minggon dirinya juga sudah menyinggung agar masyarakat peduli terhadap pajak yang harus dibayakannya.
Masih dikatakan Andi, dirinya berharap untuk seluruh RT, RW dan Kadus segera menyampaikan kepada masyarakatnya perihal Surat Pemberitahuan Pajak Terhitung atau SPT pajaknya, masih dibawah 30 persen. Kedepannya, dibulan sekarang diharapkan masyarakat yang ada diwilayah Desa Duren bisa mampu minimal mencapai angka 30 persen nantinya.
Andi menuturkan, ketika RAKA mempertegas perihal pajak PBB yang sempat dibahas di minggon desa tersebut, menurutnya, beberapa teguran yang didapati para aparatur desa dari tingkat kecamatan untuk mengingatkan masyarakatnya agar segera melunasi SPPT Pajak di tahun ini. Andi sadar untuk Desa Duren memang tingkat kesadaran masayarakatnya untuk membayar pajak belum tinggi.
"Saya berharap  masyarakat bisa lebih peduli untuk membayar PBB nya. Sehingga presentase yang diharapkan desa tekait serapan pajak yang harus terealisasi bisa tercapai. Selain itu, kalau nantinya terjadi kemandegan sudah dipastikan akan terjadi sebuah teguran, jadi peranan RT dan RW bahkan hingga kadus pun harus aktif hingga masayrakat mau membayar pajaknya," katanya.
Selain itu, sambung Andi, dalam pembayaran Pajak PBB itupun, diharapkan nantinya segera melakukan pembayaran pajak baik langsung atau pun pajak tidak langsung. Hal ini dikarenakan sampai saat ini, data terakhir yang terhimpun desa, masih diangka 26,7 persen masyarakat yang hanya melakukan pembayaran SPPT pajaknya. "Jadi masyarakat Tolong disampaikan oleh RT ataupun RW disampaikan kepada masyarakat yang ada diwilayahnya masing-masing, sesegera mungkin untuk melunasi SPPT ditahun 2016 ini," katanya.
Tidak hanya itu, dia menambahkan, dibahasnya Pajak PBB di rapat minggon, merupakan langkah awal agar nantinya masyarakat bisa terus diingatkan oleh masing-msing RT nya. Sehinga nantinya, persentase pembayaran Pajak PBB oleh masyarakat bisa naik minimal diangka, 30 persen bahkan diharapkan lebih dari itu nantinya. "Biar nanti ini menjadi tugas Para RT biar bisa menginformasikan kembali kepada masayrakatnya, untuk segera lakukan lunasi SPPT pajaknya, biar nanti kedepannya, tidak terjadi rendah secara persentasenya," tandasnya. (ian)
Berbagi Artikel :

1 komentar:

  1. klo sudah bayar sppt/pbb apa memang harus membayar juga 15 rbu untuk uang kas desa??

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template