Optimalkan Fungsi Pasar KUD - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Optimalkan Fungsi Pasar KUD

Optimalkan Fungsi Pasar KUD

Written By Mang Raka on Rabu, 31 Agustus 2016 | 13.30.00

TEGALWARU,RAKA – Pasar Koperasi Unit Desa (KUD) Wargasari Bhakti belum dioperasikan secara optimal, sehingga keberadaannya tidak bisa menarik konsumen untuk mengunjungi. Padahal saat diopersikan warga setempat berharap pasar ini bisa menjadi pasar semi modern.

Saat ini, pasar tersebut berfungsi sebagai pasar hewan. Secara teknis sebetulnya pasar itu tetap bisa difungsikan menjadi pasar yang bisa merefresentatifkan kebutuhan masyarakat, baik sayur mayur, pakaian dan kebutuhan yang lainnya dengan design pasar yang cukup lebih baik, seperti di pasar-pasar tradisional dengan konsep moderen.
Berdasarkan pantauan Radar Karawang, Selasa (30/8) memang kios-kios  yang berada paling belakang pasar masih dalam keadaan kosong.
Menurut informasi kios-kios tersebut bukannya tanpa pemilik, bahkan hampir 100% kios ada yang memilikinya. Hanya minat bukanya sampai sekarang masih terganjal sepi peminat yang datang ke Pasar KUD Wargasari Bhakti. Seperti dituturkan Ahmad (48) pemilik kios perkakas rumah tangga, dirinya baru saja dua bulan ini berjualan di pasar itu, tetapi jadi kurang bersemangat karena sepi. “Mungkin teknisnya kali yang harus dirubah," ucapnya.
Kendati demikian Ahmad mencoba untuk bertahan mesti dia merasakan jenuh menunggui kios yang sedikit pengunjung. "Memang sih dampaknya juga sudah saya rasakan hanya saja saya tidak mau menyerah begitu saja. Jika terus berupaya kan pasti ada solusi yang baik sehingga pasar bisa ramai. Dan memang saat ini hanya saat sabtu saja yang ramai Karena pasar digunakan untuk transaksi ternak seperti domba, kambing, ayam, bahkan itik pun ada," aku Ahmad.
Sementara Zupri (36) menambahkan, jika dilihat strategis tempatnya, Pasar KUD Wargasari Bhakti sangat strategis dan posisinya pun menguntungkan bagi pembeli karena dekat dengan jalan. Hanya saja perlu strategi pemasaran agar pasar KUD bisa terus berkembang. Misalnya dengan memindahkan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang ada di Kecamatan Tegalwaru sebagai rangsangan kunjungan konsumen.
“Ini perlu pengkajian serius dari semua stageholder agar bisa sinergis sehingga menjadi pengolahan pasar terorientasi. Kan kita juga perlu peningkatan asset penjualan omset kami. Kalau begini terus ya mungkin saja minat pemilik kios sampai kapan pun akan hengkang dan memilih tempat yang lain agar omsetnya bisa teregulasi dengan baik. Soalnya kan berbicara modal yang takut mengalami kerugian," tandas Zupri. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template