Obat Buat Orang Gila pun Dipakai Teler - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Obat Buat Orang Gila pun Dipakai Teler

Obat Buat Orang Gila pun Dipakai Teler

Written By Mang Raka on Selasa, 02 Agustus 2016 | 13.30.00

Aksi teler mewabah di kalangan anak muda Karawang. Bagi mereka yang berasal dari keluarga berkecukupan, memenuhi kebutuhannya dengan membeli narkoba. Namun bagi mereka yang berasal dari kalangan ekonomi lemah, obat batuk pun jadi.
Kepala BNNK Karawang AKBP M Julian mengakui, saat ini sedang ngetren meminum obat batuk cair denagn dosis berlebihan agar mabuk. Penyalahgunaan obat ini biasanya dilakukan di lingkungan ABG Karawang wilayah pinggiran. "Fenomena ini sedang marak di Karawang, jika tidak hati-hati bagi orangtua, anak-anaknya akan terjerumus," ungkapnya.
"Ini juga sengaja untuk mengecoh pendeteksian, karena seolah di luar jenis narkotika yang sudah ada, tapi dampaknya sama saja berbahaya. Bahkan miras hasil oplosan bisa berdampak kematian mendadak," jelas Julian.
Dokter narkoba Rumah Sakit Islam Karawang dr Aviando Adity Putra mengatakan, penyalahgunaan obat batuk dengan dosis tinggi sudah menelan korban. "Sekarang memang sedang ngetren meminum obat batuk yang menganduk obat penenang, karena diminum dalam dosis berlebihan akhinya membuat peminum melayang seperti orang tidak sadar," terangnya.
Selain obat batuk, ada pula yang mengkonsumsi obat anti alergi yang sama-sama terdapat zat penenangnya. Karena pada prinsipnya, semua obat terkadang terdapat jenis obat yang ada pada narkotika. Padahal jika diminum secara benar akan berfungsi buat penyembuhan. "Penyalahgunaan obat-obat ini yang membahayakan, dan di Karawang sedang ngetren. Memang penyalahgunaan tersebut  masih terkendala, belum bisa dideteksi dalam uji urine. Hanya akan ketahuan dampaknya setelah masuk rumah sakit, dan tidak sedikit yang meninggal," tegas Aviando.
Tren asal bisa teler, membuat anak-anak remaja menyalahgunakan obat-obatan yang sebenernya untuk mengobati. "Sifatnya sudah menghawatirkan, karena jika dikatakan narkoba belum masuk apada jenis narkoba apa. Tapi resikonya lebih fatal dari mengkonsumsi narkoba," imbuhnya.
Kasus mencuatnya penyalahgunaan obat excimer di wilayah Cilamaya Wetan, menurutnya cukup mencengangkan. Bagaimana tidak, obat tersebut dinyatakan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) mengandung zat chlorpromazine (CPZ) yang merupakan obat antipsikotik, turunan phenotiazineyaraf yang hanya dikonsumsi bagi orang sakit jiwa ini, ternyata beredar dengan mudah dan disalahgunakan.
Dikatakan dia, kandungan chlorpromazine biasanya ketika dikonsumsi, syaraf akan tak beraturan dan menghayal tak karuan. Selain excimer, obat dextro yang terkandung pada obat batuk cair merek tertentu menjadi buruan remaja saat ini. (dri)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template