Lupa Dimatikan, Kompor Gas 3 Kg Meledak - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Lupa Dimatikan, Kompor Gas 3 Kg Meledak

Lupa Dimatikan, Kompor Gas 3 Kg Meledak

Written By ayah satria on Jumat, 26 Agustus 2016 | 16.37.00

RENGASDENGKLOK, RAKA – Saat seisi rumah pergi, rumah semipermanen dari bilik milik pak Komar habis dilahap si jago merah. Begitu melihat api berkobar, Rahmat (23) salah satu saksi mata, langsung meminta bantuan warga yang lain untuk menjinakan api. Beruntung tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Kejadian ini sendiri terjadi pukul 11.15 WIB di RT 53 RW 12 Desa Rengasdengklok Selatan Kecamatan Rengasdengklok. Menurut Rahmat, salah satu saksi mata menyatakan bahwa pertama kali api berasal dari kompor gas. Sebab ketika dia sedang duduk di rumahnya sambil memperbaiki handphone, terdengar suara ledakan yang menyebabkan rumah Komar terbakar. Ia pun langsung bergegas keluar untuk melihatnya situasi. Benar saja, sesaat setelah itu pun, warga segera berhamburan memadamkan api. Ledakan ternyata tak hanya sekali sebab kembali terdengar 2 kali.
Tetangga Komar pun langsung memberitahu bahwa rumahnya terbakar. Pria ini segera pulang melihat keadaan. Komar sendiri, kata Rahmat, sedang bekerja di luar sedangkan Elis sang istri, tidak ada di rumah. Untungnya api bisa dipadamkan sebelum melahap rumah warga yang lain. Sesaat setelah api berhasil dipadamkan, mobil Damkar atau pemadam kebakaran barulah tiba di lokasi kebakaran. “Kejadiannya sekitar jam 11 lewat 15 menit, waktu itu saya lagi benerin HP tiba-tiba aja ada suara ledakan di belakang rumah saya. Saya langsung lari keluar buat lihat. Pas saya lihat api nya sudah gede,” kata Rahmat lagi.
Selain itu, kemungkinan besar, api dipicu akibat kompor gas yang lupa dimatikan, sebab ledakan yang terjadi bukan cuma sekali, tapi 3 kali. Karena ketika api sedang dipadamkan oleh warga yang ikut membantu, ledakan terjadi lagi sebanyak dua kali. Setelah ledakan ketiga itu Rahmat dan warga bergerak cepat memadamkan menggunakan air dari selokan yang paling dekat agar api tidak menjalar ke rumah warga yang lain.
Sesaat saat api sudah mulai padam, mobil damkar baru tiba di lokasi, untungnya tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. “Kayaknya api berasal dari kompor yang lupa dimatiin, soalnya meledaknya kenceng banget, abis itu gak Cuma sekali, pas saya sama warga yang lain lagi nyiramin apinya ada ledakan lagi dua kali. Ya, saya sama warga yang lain langsung cepet-cepet mademin apinya pake air dari selokan yang paling deket, soalnya kalo gak keburu dimatiin apinya bisa merambah ke rumah yang lain, Tapi untung aja apinya bisa padam. Nah, pas gak lama apinya padam, mobil pemadamnya baru datang, tapi untung gak ada korban,” tambah Rahmat.
Sementara itu, pemilik rumah Komar baru pulang setelah rumahnya habis terbakar, dia mengaku tidak tahu apa-apa karena pada saat rumahnya terbakar karena dia sedang bekerja. “Saya gak tahu apa-apa soalnya saya tadi lagi kerja narik ojek, pas saya pulang apinya udah mau padam. Saya juga gak tahu kalau istri saya gak ada di rumah, penyebabnya juga saya gak tahu,” ucap Komar kepada Radar Karawang.(mg)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template