Lamban Respon Bencana, Dewan Kalah Cepat Sama LSM - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Lamban Respon Bencana, Dewan Kalah Cepat Sama LSM

Lamban Respon Bencana, Dewan Kalah Cepat Sama LSM

Written By ayah satria on Senin, 01 Agustus 2016 | 18.01.00

RENGASDENGKLOK, RAKA - Gelombang pasang yang meluluhlantakan ratusan rumah di Desa Cemarajaya Kecamatan Cibuaya tak membuat anggota dewan asal pesisir cepat bergerak. Hingga kemarin, baru beberapa anggota dewan asal luar daerah terdampak yang datang berkunjung ke lokasi.
Tak ayal, acuhnya dewan asal pesisir menuai kritik dari pemuda asal Dapil 3, Endang Roy. Menurutnya, respon anggota dewan wilayah terdampak sangat lamban. Bahkan ia mencibir karena langkah mereka kalah cepat dengan anggota dewan luar daerah. "Masa kalah sama dewan yang jauh-jauh datang untuk meninjau lokasi. Paling tidak, dengan meninjau dan datang, menunjukan kepedulian terhadap penderitaan warga yang menjadi korban," kata dia.
Kemarin, ada beberapa dewan yang berkunjung seperti Timan Sukirman asal Tirtajaya dari Partai Amanah Nasional (PAN) dan Ketua DPRD Toto Suripto. "Harusnya dewan paling dekat seperti Pedes dan Cibuaya paling sibuk di lokasi. Ini malah belum kelihatan sama sekali," jelas dia.
Tak hanya legislator saja yang menyambangi lokasi bencana. Hadir pada kunjungan kemarin ke lokasi terdampak paling parah diantaranya Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lodaya. Lembaga kontrol sosial ini justru tiba di awal-awal masa tanggap darurat.
Sebagaimana diketahui, Gelombang pasang selama dua hari terakhir menyengsarakan ratusan orang di pesisir Karawang. Warga Cemarajaya Kecamatan Cibuaya, Cilamaya Wetan, Cilamaya Kulon, hingga Tempuran terpaksa mengungsi. Karena ombak setinggi 3 meter menyeret air laut hingga ke pemukiman warga.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Radar Karawang, banjir rob terparah terjadi di Desa Cemarajaya. Terjangan banjir Rob pada Kamis (28/7) malam di pantai utara Karawang, itu meluluhlantakan ratusan rumah di Desa Cemarajaya. Kepala Desa Cemarajaya Yong Liem mengungkapkan, banjir rob sudah menghantam 4 dusun di wilayahnya, yaitu Dusun Cemara 1, Cemara 2, Utara dan Pisangan. "Parah sekali. Mungkin ini yang paling parah yang saya tahu. 100 rumah lebih hancur diterjang banjir rob. Jalanan juga pada rusak bahkan nyaris putus," kata dia, Jumat (29/7) kemarin.
Saat ini, sebagian warganya yang menjadi korban terdampak terpaksa mengungsi, karena rumah mereka mengalami kerusakan. Saat disinggung bantuan yang sudah turun, kepala desa menyebut bahwa saat ini belum ada bantuan logistik yang turun dari pemerintah daerah. "Kita belum dapat kalau logistik. Kami baru dapat bantuan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) berupa karung berisi pasir, untuk menanggulangi luapan banjir. Ini sedang kami ambil di Karawang," jelas kades. (fah)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template