Lahan PT Pertiwi Lestari Dikosongkan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Lahan PT Pertiwi Lestari Dikosongkan

Lahan PT Pertiwi Lestari Dikosongkan

Written By Mang Raka on Kamis, 25 Agustus 2016 | 20.38.00

-160 Kepala Keluarga Dapat Uang Kerohiman

KARAWANG, RAKA - Sebanyak 350 kepala keluarga (KK) mendapat tali kasih sosialisasi dari PT Pertiwi Lestari, terkait pengosongan lahan yang digunakan para warga penggarap.
Ratusan kepala keluarga tersebut nantinya akan mengosongkan lahan yang saat ini telah dimiliki oleh PT Pertiwi Lestari. "Perusahaan tidak melakukan pengosongan dengan cara sepihak. Sampai saat ini pun kami sedang mencari tempat relokasi sementara bagi warga yang ikut pengosongan," kata Humas PT Pertiwi Lestari Agus Ritjanto, Rabu (24/8) kemarin.
Agus mengatakan, dari data yang diperoleh dari pihak desa, warga yang diundang sebanyak 350 KK. Namun dari jumlah tersebut yang sepakat untuk mengosongkan lahan sebanyak 160 KK. "Dan 190 KK masih ada yang ingin mendapatkan penjelasan lebih lanjut. Termasuk penjelasan untuk pengosongan," katanya.
Menurutnya, 350 KK yang mendapat uang pengosongan terdiri dari warga Desa Margamulya, Desa Wanajaya dan Desa Margakarya. Warga yang telah mendapat uang pengosongan diberikan waktu hingga 29 Agustus 2016 mendatang. "Yang diberikan itu pemukim yang memang dihuni rumahnya, dan penggarap yang menggarap tanaman produktif. Batas waktu sampai 29 Agustus 2016. Setelah ini kami akan melapor kepada pemda ada bangunan di atas lahan kami, dan kami akan permohonan penertiban," imbuhnya.
Selain itu, PT Pertiwi Lestari mengakui telah mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Karawang, untuk memberikan sosialisasi pengosongan lahan kepada warga penggarap. Namun untuk menggelar kegiatan tersebut, pihak perusahaan harus memenuhi syarat dari Pemkab Karawang.  "Pemerintah mendukung, makanya kami melakukan sosialisasi ini. Pada saat rapat pemda tiga hal yang diminta, yaitu uang kerohiman untuk warga, melibatkan pihak desa untuk melakukan proses pengosongan, pemberdayaan tenaga kerja dan kita akan komitmen," katanya.
Dasim perwakilan warga Wanajaya mengatakan, dirinya sudah menerima sejak pertama kali. Karena secara hak kepemilikan memang PT Pertiwi Lestari yang memiliki dokumen atas lahan yang ada.  "Saya menerima sejak pertama kali, sehingga dengan adanya uang pengosongan ini, sangat membantu untuk memikirkan pindah hunian," kata Dasim yang sudah 15 tahun menggarap lahan tersebut.
Dikatakan Dasim, selain penggarap ia juga pemilik bangunan. Berdasarkan kesepakatan akan mendapat uang pengosongan untuk garapan sebesar Rp 5 juta, sedangkan untuk bangunan hunian Rp 30 juta. "Saya baru menerima Rp 5 juta, sisanya berdasarkan perjanjian akan dibayarkan 29 Agustus 2016 besok," katanya.
Sebelumnya, Sekda Teddy Ruspendi mengatakan hak warga jangan sampai dirugikan. "Untuk hak-hak warga jangan sampai tidak terselesaikan," katanya.(dri)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template