Kredit Plus Dituntut Rp 9,6 Juta - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kredit Plus Dituntut Rp 9,6 Juta

Kredit Plus Dituntut Rp 9,6 Juta

Written By Mang Raka on Sabtu, 06 Agustus 2016 | 12.30.00

-Plus Permintaan Maaf ke Publik Karena Rampas Motor Ustad

JATISARI, RAKA - Sidang lanjutan kasus perampasan motor di tengah jalan, yang dilakukan dua orang oknum debt collector Kredit Plus kepada salah seorang ustad asal Desa Jatiragas, Kecamatan Jatisari, Yayan kembali digelar, Jumat (5/8) kemarin. Pihak leasing diminta mengganti sejumlah kerugian dan pembersihan nama baik, dengan membuat permohonan maaf melalui media cetak.
Menurut Ustad Yayan, permohonan maaf yang harus dilakukan oleh pihak leasing itu karena pengambilan motor tidak sesuai prosedur. Dia merasa tidak diperlakukan dengan baik oleh pihak leasing. "Selain permintaan maaf di media cetak, saya juga menuntut pihak leasing membayar kerugian Rp 9.625.000," ujarnya.
Jumlah tersebut berasal dari berkurangnya penghasilan yang rata-rata mencapai Rp 100 ribu per hari. Dimana motor tersebut ditarik sejak (19/5) hingga sekarang yang terhitung 77 hari. Selain itu, pihaknya juga menuntut biaya operasional per hari sebesar Rp 25 ribu dan dikalikan 77 hari. "Kami hanya meminta kepada pihak leasing  untuk mengganti rugi biaya tersebut. Sebenarnya dalam peraturan memang kami dibebaskan untuk meminta ganti rugi, dengan angka maksimal Rp 200 juta. Tapi kami tidak mau melakukan itu, cukup kerugian kami saja yang saya minta," jelasnya.
Menurut Yayan, Kredit Plus yang langsung dihadiri Brand Manager Toni H, saat persidangan meminta waktu kepada para majelis untuk membicarakan tuntutan tersebut dengan pihak direktur. Rencananya pihak leasing akan memberikan jawaban terkait tuntutan Ustad Yayan pada sidang Kamis (11/8). Dia berharap, melalui Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) permasalahan yang dianggap sudah merugikan dirinya, dapat diselesaikan dengan baik. Dan bisa memberikan efek jera kepada oknum debt collector, yang sudah tega merampas motornya di tengah jalan saat hendak berceramah. "Insya Allah, melalui BPSK ini bisa menyelesaikan masalah saya. Karena saya disini merasa dirugikan setelah motor saya dirampas begitu saja di tengah jalan, oleh kedua oknum debt collector," pungkasnya.(zie)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template