Kereta Kencana Dipinjam Jokowi, Bupati Gelar Ritual - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kereta Kencana Dipinjam Jokowi, Bupati Gelar Ritual

Kereta Kencana Dipinjam Jokowi, Bupati Gelar Ritual

Written By Mang Raka on Jumat, 12 Agustus 2016 | 16.00.00

PURWAKARTA,RAKA - Kereta kencana milik Pemerintah Kabupaten Purwakarta bernama Ki Jaga Raksa yang sering dianggap sebagian orang tempat bersemayam penguasa pantai selatan Nyi Roro Kidul, sementara harus keluar dari Purwakarta. Pasalnya, kereta kencana yang hanya setahun sekali dipakai yakni pada setiap malam puncak Hari Jadi Purwakarta tersebut, dipinjam sementara oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.
Rencananya, Kereta tersebut nantinya akan digunakan untuk membawa bendera pusaka pada puncak peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia yakni pada tanggal 17 Agustus 2016 mendatang di istana negara. Dalam acara prosesi ritual pelepasan kereta kencana Ki Jaga Raksa Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi mengatakan, peminjaman kereta kencana itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Purwakarta, sebab kereta tersebut merupakan ikon Purwakarta yang menjadi cerminan refleksi sejarah kebudayaan di Purwakarta. "Kereta kencana ini ikon, khusus pada upacara peringatan hari kemerdekaan tahun ini bendera pusaka akan dibawa oleh Ki Jaga Raksa. Tentu, ini merupakan kebanggaan untuk seluruh masyarakat Purwakarta," kata Dedi, saat ditemui di Bale Negri, Kamis (11/8).
Dalam momentum upacara peringatan hari kemerdekaan mendatang, Presiden Joko Widodo menurut Dedi, telah berhasil memadukan unsur tradisi dan unsur kekinian dalam tatanan kenegeraan. Ini penting karena Indonesia memiliki tradisi kebudayaan yang kuat. "Pak Jokowi memiliki intuisi kebudayaan yang luar biasa, intuisi ini mulai muncul dalam tatanan kenegaraan, saya kira ini bagus karena Indonesia ini kaya akan kebudayaan Nusantara. Nanti itu dalam upacara peringatan hari kemerdekaan, beliau ingin memadukan budaya militer kerajaan dan budaya militer kekinian," kata bupati yang akrab disapa Kang Dedi tersebut.
Kedepan Dedi pun berencana, akan membuat upacara peringatan hari kemerdekaan yang serupa. Karena menurut dia, masih sangat jarang upacara bendera yang memadukan unsur militer tradisional dan unsur militer modern. "Bukan tidak mungkin kita di Purwakarta melakukan hal yang sama seperti Pak Jokowi lakukan. Selama ini, SOP upacara bendera selalu dinilai kaku dan membosankan. Kalau kita tambahkan ornamen tradisional tentu ini perubahan terhadap sejarah. Patut kita apresiasi tentunya,” ujar Dedi.
Dari informasi yang didapat, kereta kencana Ki Jaga Raksa akan membawa bendera pusaka dan duplikat bendera pusaka yang akan dikibarkan di istana negara. Kereta kencana tersebut akan diarak dari lapangan monas menuju istana negara dalam rangkaian upacara peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia ke 71. (gan)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template