Kejaksaan Dalami Dugaan Korupsi Kemenag Rp 9 Miliar - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kejaksaan Dalami Dugaan Korupsi Kemenag Rp 9 Miliar

Kejaksaan Dalami Dugaan Korupsi Kemenag Rp 9 Miliar

Written By Mang Raka on Selasa, 23 Agustus 2016 | 18.36.00

-Kasus Limpahan dari Kejaksaan Tinggi

KARAWANG, RAKA - Pencairan dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) Diniyah Takmiliyah Awaliyah (DTA) di Kabupaten Karawang tahun 2014 dan 2015 sebesar Rp 9 miliar diduga bermasalah. Dana yang bersumber dari APBD Karawang diduga tidak disalurkan seluruhnya kepada siswa, melainkan dipotong 15 persen.
Mengusut persoalan itu, Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang akhirnya memeriksa lima dari 12 pejabat di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Karawang. "Iya kita mulai meminta keterangan dari sejumlah orang, yang terkait dengan penyaluran dana BOP dari Pemkab Karawang tahun 2014 sebesar Rp 4,6 miliar," ungkap Kepala Seksi Pidana Khusus, Titin Herawati kepada wartawan, Senin (22/8) kemarin.
Ia melanjutkan, setelah menggali keterangan dari kelima orang tersebut, ternyata bantuan BOP tahun 2015 juga bermasalah yang nilainya hampir sama. "Kami perkirakan anggaran BOP keselurahan mencapai Rp 9 miliar untuk tahun 2014 dan 2015. Jumlah bantuan ke masing-masing DTA bervariatif, berdasarkan jumlah siswa yang ada di setiap DTA," katanya.
Kelima pejabat yang mengetahui penyaluran dana BOP di Kemenag Karawang diantaranya, Kepala Seksi Pondok Pesatren, Wirmo serta sejumlah kepala sekolah dan seorang lagi dari Forum Kelompok Kerja DTA. Namun, pemeriksaan belum mengarah ke pokok perkara, melainkan masih seputar aturan dan kapasitas serta kewenangan masing-masing pejabat yang diperiksa. "Belum sampai ke masalah dugaan perbuatan melanggar hukum, karena ini masih pemeriksaan pertama. Sedangkan yang lainnya mungkin besok (hari ini) baru akan kita mintai keterangan," tuturnya
Menurut Titin, Kejari Karawang menangani kasus dugaan korupsi ini berdasarkan perintah dari Kejaksaan Tinggi Jawa Barat. "Kasus dugaan korupsi ini dilaporkan masyarakat ke Kejati Jabar," katanya. (ops)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template