Kebakaran di Telukjambe, 1 Tewas - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Kebakaran di Telukjambe, 1 Tewas

Kebakaran di Telukjambe, 1 Tewas

Written By Mang Raka on Kamis, 04 Agustus 2016 | 21.58.00

- Api Diduga Berasal dari Obat Nyamuk Bakar

KARAWANG,RAKA- Muhamad Sibli (70), pengepul limbah plastik tewas secara menggenaskan setelah rumah kontrakan yang ditempatinya terbakar, Rabu (3/8) sekitar pukul 19.30 WIB kemarin. Saat kebakaran terjadi, beberapa warga Kampung Sirnabaya RT 01/01, Desa Sirnaraga, Kecamatan Telukjambe Timur, berusaha untuk menyelamatkan nyawa korban. Namun karena kobaran api begitu besar, warga akhirnya pasrah dan berharap mobil pemadam kebakaran secepatnya datang untuk memadamkan api tersebut.
"Kami sebenarnya sempat berupaya untuk menolong korban yang terlihat tengah tertidur di ruang tengah dengan posisi kaki sedikit berlipat (seperti hendak berdiri-red). Tapi karena kobaran api terlalu besar, niatan itu urung dilakukan dan hanya berharap mobil damkar cepat datang. Ketika api padam, korban sudah meninggal dengan kondisi yang cukup menggenaskan," kata Suhandi, saat ditemui RAKA di lokasi kejadian.
Kapolsek Telukjambe Timur Kompol Winarsa, yang ditemui RAKA di RSUD Karawang mengatakan, pihaknya belum mengetahui penyebab kebakaran tersebut. Meski begitu, ia menduga kebakaran tersebut bersumber dari obat anti nyamuk atau lilin. "Kemungkinan api berasal dari obat nyamuk yang dibakar atau lilin. Sebab, rumah yang ditempati korban tidak teraliri aliran listrik," kata Winarsah.
Dikatakannya, kebakaran tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 19.30 WIB dan api berhasil dipadamkan setelah tiga unit kendaraan pemadasm kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api tersebut. "Saat api sudah berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian, kondisi korban sudah tewas dalam kondisi yang cukup memprihatinkan," tambah kapolsek.
Menantu korban, Ritno (33) yang ditemui RAKA di depan ruang instalasi jenazah RSUD Karawang, mengaku pasrah dengan kondisi yang dialami ayah mertuanya. Ia mengetahui kebakaran tersebut setelah api telah padam dan mertuanya sudah dievakuasi ke RSUD Karawang. "Saya dapat kabar dari teman dan begitu sampai ke lokasi, mertua sudah dibawa ke sini," katanya.
Dikatakannya, selama ini korban tinggal sendirian di rumah tersebut. Meski anak dan menantunya sudah berulangkali memintanya tinggal di rumah anak-anaknya, korban tetap lebih memilih tinggal di rumah kosong tersebut."Kami sudah berulangkali meminta ayah untuk tinggal dirumah tapi ayah selalu menolaknya dengan alasan khawatir limbah botol plastik itu hilang," kata warga Desa Pinayungan tersebut.
Ritno juga membenarkan, jika korban sangat kesulitan untuk bangun jika sudah tidur. "Biasanya ayah harus menggunakan alat bantu atau berpegangan ke tembok jika ingin bangun untuk berdiri. Kemungkinan tadi ayah kesulitan untuk berdiri dan api keburu membesar sehingga tidak bisa lagi menyelamatykan diri," terangnya.
Kerabat korban, Endang, yang juga sempat berusaha menggali informasi di TKP hingga ke sejumlah saksi di RSUD belum bisa memberikan komentar terkait kapan dan dimana korban akan dimakamkan. "Kalau untuk dimakamkan, pastinya besok. Tapi soal dimana  masih menunggu kesepakatan dengan keluarga," ucapnya singkat. (ops)


Korban kebakaran
Nama : Muhamad Sibli (70)
Pekerjaan : Pengepul limbah plastik
Alamat : Kampung Sirnabaya RT 01/01, Desa Sirnaraga, Kecamatan Telukjambe Timur

Kebakaran rumah kontrakan
- Peristiwa terjadi sekitar pukul 19.30
- Korban tertidur di ruang tengah saat kejadian
- Tiga mobil pemadam kebakaran dikerahkan
- 1 jam setelah kejadian api baru padam
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template