Kasus Kades Kalihurip Disidangkan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kasus Kades Kalihurip Disidangkan

Kasus Kades Kalihurip Disidangkan

Written By Mang Raka on Kamis, 25 Agustus 2016 | 20.37.00

-Orangtua Korban Tuntut Keadilan

KARAWANG, RAKA - Masih ingat dengan kisruh di kawasan industri yang diduga melibatkan Kades Kalihurip Sukandi, sekitar pertengahan bulan April 2016?
Kasus penganiayaan terhadap Ripan, warga Kemuning RT 01 RW 01, Desa Kalihurip, Kecamatan Cikampek, kini memasuki persidangan di Pengadilan Negeri Karawang. Dalam sidang perdana itu, dipimpin Hakim Ketua Emi Tri Rahayu dan dua anggota Eni dan Diah, Rabu (24/8).
Jaksa penuntut Adi Chandra menghadirkan terdakwa Asep Mulyana alias Apung, dan saksi yang juga korban Ripan, serta Kepala Desa Kalihurip Sukandi yang ada di lokasi saat kejadian.
Hakim dalam persidangan menyatakan kronologis kejadian saat itu, baik dari pelaku, saksi dan juga saksi korban. Sementara sidang akan dilanjutkan minggu depan dengan menghadirkan saksi lain.
Dalam penjelasannya, Ripan bercerita awal mula kejadian penganiayaan terhadap dirinya, saat mengemudikan mobil pick up. Saat itu, dirinya berpapasan dengan rombongan mobil Kepala Desa Kalihurip Sukandi. Entah apa masalahnya, meski Ripan sudah meminggirkan kendaraannya, mobil sang kepala desa justru ikut berhenti seolah menghadang Ripan. Sejurus kemudian keluar Apuy alias Asep Mulyana dari mobil kades, lalu menyerang Ripan menggunakan celurit. Tidak sampai disitu, anggota Brimob yang melihat kejadian lalu mencoba melerai, justru dianiaya kelompok kades.
Mendengar pernyataan Ripan, Kades Sukandi membantahnya. Ia beralasan, saat kejadian justru ikut melerai keributan yang terjadi.
Orangtua korban, Epan Somardi berharap hukum bisa ditegakan. Sebagai orangtua, dirinya ingin anaknya mendapatkan keadilan. "Saya tidak ingin apa-apa. Tapi hukum ditegakan sesuai aturan. Jika memang bersalah, ya hukum sesuai ketentuan yang ada," kata Epan kepada Radar Karawang usai mengikuti sidang pertama kasus penganiayaan anaknya, kemarin.
Epan berharap jaksa penuntut bisa memperjuangkan keadilan untuk putranya. "Sudah jelas. Apa yang dilakukan sudah membahayakan, apalagi dilakukan saat sedang mabuk. Untung anak saya masih selamat," pintanya.(dri)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template