Kang Dedi... Kang Dedi... Bersihkan Jalak Harupat, Stadion Sendiri Hancur - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kang Dedi... Kang Dedi... Bersihkan Jalak Harupat, Stadion Sendiri Hancur

Kang Dedi... Kang Dedi... Bersihkan Jalak Harupat, Stadion Sendiri Hancur

Written By ayah satria on Jumat, 26 Agustus 2016 | 17.16.00


PURWAKARTA, RAKA - Bupati kontroversi Dedi Mulyadi kembali dikritisi warganya akibat ulahnya. Kali ini lantaran aksinya mengerahkan pasukan kebersihannya ke Bandung untuk membersihkan Stadion Jalak Harupat yang dipenuhi puing, agar pertandingan Persib Bandung melawan Arema Cronus FC bisa tetap berlangsung. Padahal stadionnya sendiri saat ini dalam kondisi rusak.
"Ari Bupati Purwakarta waras. Rek ngerahken 2000 orang jang bebersih di Stadion Jalak Harupat. ari lapang Purnawarman diantepken, pikiran na cager te nya.mudah2n Ridwan Kamil mengerahkan masa jang bebersih di stadion Purnawarman ameh eraen. Ari stadion kota lain dia mau kenapa dia buta terhadap stadion Purnawarman.apa pedah moal di kamera kitu?" (Kalau bupati Purwakarta sehat, mau mengerahkan 2000 orang untuk membereskan stadion jalak harupat yang kotor. Tetapi stadion Purnawarman dibiarkan kotor. Itu sehat ga pikirannya. Mudahan-mudahan Ridwan Kamil mengerahkan massa untuk membersihkan stadion Purnawarman supaya Dedi Mulyadi malu. Kalau stadion kota lain dia mau membenahi kenapa dia buta terhadap stadion sendiri," ucap Redi Setiawan, via surat elektroniknya, kemarin.
Redi juga mengingatkan Dedi Mulyadi agar malu terhadap kalau apa yang dilakukannya itu mendapat sorotan media massa. Seperti terjadi kemarin di Stadion Purnawarman, sederet tulisan di kain panjang berwarna putih direfleksikan sebagai bentuk protes. "Stadion Punawarman Tak Seindah Taman-taman". Kurang lebih begitu tulisan spanduk yang dibawa dan di pajang oleh sejumlah anak-anak saat laga pertandingan persahabatan sejumlah tim kesebelasan Purwakarta menjamu dua tim kesebelasan asal Bandung.
Sepanduk nada kritikan ini terlihat terpasang di luar stadion. Ada juga sejumlah anak-anak membawa spanduk tersebut ke dalam areal lapangan Punawarman, yang berlokasi di Kelurahan Sindang Kasih Kecamatan Purwakarta Kota. Tidak ada yang tahu secara jelas identitas anak-anak tersebut. Dan juga tidak ada yang mengetahui tulisan bernada keritikan ini ditujukan kepada siapa. Namun yang jelas, selang sehari Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi memimpin langsung kegiatan membersihkan stadion Si Jalak Harupat, Bandung bersama dengan petugas kebersihan Purwakarta.
Pelatih tim sepakbola di Purwakarta, Muntasirin, menilai Pemkab Purwakarta tidak memiliki kepedulian teradap keberadaan Stadion Purnawarman. Buktinya, stadion yang sempat menjadi kebanggaan warga Purwakarta itu dibiarkan tidak terawat. "Pemkab Purwakarta sudah hilang kepeduliannya terhadap perkembangan dunia olah raga, khususnya di Purwakarta," kata Muntasirin, kemarin.
Di sisi lain Bupati Purwakarta malah mengerahkan ribuan petugas kebersihan untuk membersihkan Stadion Si Jalak Harupat, di Bandung. Sebagai bagian dari persiapan laga pertandingan Persib Bandung menjamu tamunya, kesebelasan Arema Malang. "Gimana olah raga di Purwakarta mau berprestasi, kalau sarana olah raga untuk latihan saja pengelolaannya dibiarkan terlantar," kata dia.
Saat dimintai tanggapannya, Anggota Komisi IV DPRD Purwakarta, Sutisna, merasa prihatin dengan keberadaan Stadion Purnawarman dibiarkan tidak terawat. "Sebelumnya sudah dibahas tentang pembentukan Badan Pengelola Stadion Purnawarman, tapi sampai hari ini kita juga tidak tahu nasibnya gimana," ujarnya.
Pihaknya berharap, peran serta masyarakat untuk bisa menjaga dan merawat sarana olah raga juga bisa dimaksimalkan. "Untuk menjaga dan merawat sarana olah raga, peran serta masyarakat juga harus lebih ditingkatkan," kata dia.
Sementara, Kasi Sarana Prasarana Bidang Pemuda dan Olahraga Disdikpora Purwakarta, Yahya mengaku, untuk kegiatan olah raga yang lain sudah bisa diakomodir, sekarang fokus Sport Center yang sudah ada untuk Tenis Lapang, Bela Diri, untuk Lapang Futsall. "Sementara untuk renovasi lapangan sepakbola pengajuan sudah, cuman dananya belum ada di APBD-nya," singkatnya. (awk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template