Jalan Desa Cintaasih Rawan Kecelakaan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Jalan Desa Cintaasih Rawan Kecelakaan

Jalan Desa Cintaasih Rawan Kecelakaan

Written By Mang Raka on Sabtu, 13 Agustus 2016 | 12.00.00

PANGKALAN, RAKA – Kendati belum ada laporan resmi jumlah korban tertabrak kendaraan, namun warga sepanjang jalan utama Badami Loji yang melintasi Desa Cintaasih, mengaku was-was setiap kali melintasi jalan tersebut. Pasalnya, sampai saat ini tidak ada trotoar yang dibangun sebagai area aman untuk pejalan kaki.

Selama ini warga menggunakan ruas jalan berbahaya itu untuk berbagai aktivitasnya. Baik sebagai jalur pulang dan pergi ke sekolah, maupun aktivitas perekonomian warga.
"Seharusnya pemerintah bisa menyediakan jalan lebih bagi para pejalan kaki agar mereka merasakan aman dan nyaman ketika waktunya mencari ilmu. Masalah itu pun para orang tua murid siswa sekolah dasar tersebut mengeluhkan ketersediaan jalan lebih bagi anak-anaknya," katanya, Jumat (12/8).
Ayu Prihatiningsih (30) ibu rumah tangga di Desa Cintaasih selalu khawatir membiarkan anaknya yang masih sekolah dasar untuk ke sekolah sendiri karena khawatir ketabrak kendaraan yang melintas. Karenanya dia selalu mengantarnya pulang pergi setiap hari. “Saya khawatir saja terhadap anak saya. Kendaraan disini kan besar-besar. Sedang anak saya masih kecil dan jalan raya ini tidak ada tempat berjalan kaki yang aman. Jalannya di bahu jalan bukan di trotoar. Padahal bahu jalan itu jalannya kendaraan umum," tutur Ayu.
Sementara Yeyet (27) yang juga tengah membawa anaknya bersekolah di wilayah Desa Tamansari menyampaikan. Berjalan kaki di jalan utama Karawang Selatan, tidak aman bagi anak-anak karena terlalu beresiko. Selain jalan yang sempit kendaraan yang melintas pun sering yang ugal-ugalan. “Ini yang ugal-ugalannya bukan saja kendaraan kecil, tetapi kendaraan besar pun ugal-ugalan dan membahayakan pejalan kaki," tandasnya.
Secara terpisah, kepala sekolah SDN Cintaasih Juhatna SPd, menyampaikan, bahu jalan bagi pejalan kaki, memang di jalan utama Badami-Loji tidak ada. Pemerintah seolah tidak mau tahu. Padahal pejalan kaki pun memiliki kewajiban yang sama yaitu membayar pajak. “Padahal kan sama saja mereka pun membayar pajak. Dan tidak semua warga mempunyai kepentingan jalan hanya pengguna kendaraan, tapi para pejalan kaki pun bagian dari kepentingan itu juga. Tidak pernah ada yang membahas keamanan para pejalan kaki. Karena itu saya berharap agar hal inipun mendapat perhatian pemerintah daerah," ucapnya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template