Hitungan Manual Bengkok Sukajaya Melenceng - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Hitungan Manual Bengkok Sukajaya Melenceng

Hitungan Manual Bengkok Sukajaya Melenceng

Written By Mang Raka on Selasa, 23 Agustus 2016 | 15.00.00

-Kelebihan 2.065 Meter Dikembalikan ke Sukakerta

CILAMAYA KULON, RAKA - Setelah eksekusi sawah bengkok yang disengketakan oleh Desa Sukajaya dan Sukakerta, Badan Pertanahan Nasional (BPN) justru menemukan adanya kelebihan tanah Sukajaya seluas 2.065 meter. Kelebihan tersebut akan dikembalikan lagi ke Desa Sukakerta.
Badan Pertanahan Nasional mengaku menemukan kelebihan tanah setelah diukur menggunakan teknologi selasa pekan lalu. Pihak Desa Sukajaya yang terjatah 31.000 meter atau 3,1 hektar, kelebihan tanah hasil perhitungan manual dengan selisih 2.065 meter.
Kades Sukajaya Abdul Gofur Astra mengatakan, pihaknya bersama Sukakerta sudah mengukur dengan alat meteran manual dan patok-patok. Karena sesuai SK Bupati, Desa Sukajaya terjatah 3,1 hektar. Namun, sesuai kesepakatan, pengukuran yang sah itu diserahkan kepada BPN. Setelah dihitung ulang oleh BPN pada Selasa lalu justru ditemukan melenceng dari hasil manual.
Sebab Saat dihitung, hasil ukur BPN mencatat ada tanah 3.3065 meter atau kelebihan 2.065 meter dari hasil manual sebelumnya. Namun, karena sesuai SK harus 3,1 hektar, maka versi BPN inilah yang jadi rujukan. sementara kelebihan dari hasil pengukuran manual dikembalikan lagi menjadi Hak Sukakerta. "Iya kelebihan 2,06 ribu meter muncul setelah diukur BPN. Otomatis ya kelebihan itu pasti itu dikembalikan ke Sukakerta, karena bukan hak kami," tandas dia.
Camat Cilamaya Kulon, Dida Rayendra Safirman mengakui kelebihan selisih dari hasil peritungan manual dan BPN. Namun, kedua belah pihak sudah sepakati bahwa versi BPN harus diterima. Sehingga, kelebihannya dikembalikan ke Sukakerta. Sambil berjalan untuk dibuatkan sertifikat paska diukur BPN, sawah yang sama-sama memiliki hak sebagaimana SK itu sudah bisa digarap masing-masing. Dirinya juga jamin, setelah diukur BPN dan bersertifikat, sudah tidak ada lagi persoalan. "Kelebihannya itu ya dikembalikan ke Sukakerta, karena versi BPN ini lebih berstandar," tandas dia. (rud)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template