Fosil Manusia Tertua di Batujaya - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Fosil Manusia Tertua di Batujaya

Fosil Manusia Tertua di Batujaya

Written By Mang Raka on Selasa, 16 Agustus 2016 | 13.30.00

-Berasal dari 1.800 Tahun Lalu

BATUJAYA, RAKA - 3 tahun lalu, Kecamatan Batujaya menjadi perhatian dunia. Sebab Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Serang secara tak sengaja menemukan tiga kerangka manusia yang diperkirakan berusia 18 abad.
Meski ditemukan dekat kawasan candi di sekitar situs, arkeolog menduga bahwa kerangka itu bukan kerangka manusia korban pembangunan candi. "Kerangka ini justru nenek moyangnya orang yang membangun candi, sekitar 300-500 tahun sebelumnya," ujar Kaisin juru kunci Candi Jiwa.
Sementara itu, Arkeolog senior Universitas Indonesia, Hasan Djafar menyatakan bahwa kerangka manusia prasejarah di Batujaya diyakini berasal dari awal abad masehi, yaitu abad 1-3 masehi. "Kalau masyarakat yang membuat candi kan zaman Hindu-Budha, itu usianya sekitar abad 5-7 masehi pada zaman Kerajaan Tarumanegara. Kerangka ini lebih tua lagi, sekitar abad ke 2 Masehi" ujar dia.
Ia menambahkan, sebelumnya, pada situs itu telah ditemukan belasan kerangka manusia perkiraan usia kisaran 30-50 tahunan. Namun temuan terakhir ini berbeda. Ia meyakini usia kerangka terakhir itu kerangka anak-anak. "Yang terakhir ini agak pendek kerangkanya, ukurannya semeteran saja, sepertinya ini kerangka anak-anak," kata Hasan.
Dalam peta manusia prasejarah di nusantara, kerangka manusia Karawang tergolong berusia muda, sangat jauh fosil manusia purba Sangiran. "Kalau yang Sangiran ini kan kisaran ratusan ribu hingga jutaan tahun lalu, dan sudah menjadi fosil," kata Hasan seraya menjelaskan manusia Karawang secara fisiologis merupakan manusia Mongoloid sama halnya dengan manusia pada zaman sekarang. "Sama seperti kita," ujarnya.
Sebelumnya penggalian manusia tua itu juga Tim penggalian dari Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala yang memugar Candi Blandongan dikejutkan dengan ditemukannya lima kerangka manusia bersama sejumlah artefak gerabah serta benda logam. (fah)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template