DUARR!!! Pabrik Penggilingan Padi Terbakar - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » DUARR!!! Pabrik Penggilingan Padi Terbakar

DUARR!!! Pabrik Penggilingan Padi Terbakar

Written By Mang Raka on Senin, 08 Agustus 2016 | 16.46.00

-Produksi Beras Cilamaya Merosot 9 Ton

CILAMAYA KULON, RAKA - Masyarakat Dusun Prako RT 09/04, Desa Sukamulya, Kecamatan Cilamaya Kulon, dikagetkan dengan suara ledakan di pabrik penggilingan padi atau Huller PB Sri Unggul milik H Syapei, Minggu (7/8) sekitar pukul 00.00. Sejurus kemudian, api langsung melahap hampir seluruh bangunan huller.
Melihat api yang semakin membesar, warga yang melihat peristiwa itu kalap. Mereka akhirnya membangunkan warga lainnya agar ikut membantu memadamkan api, dengan berteriak dan memukul kentongan. "Kebakaran...kebakaran..," teriak warga.
Hendra (21) pemuda Dusun Prako menceritakan, saat itu dirinya sedang mengobrol dengan empat orang teman, tidak jauh dari gudang penggilingan. Sekitar pukul 00.00, tiba-tiba terdengar ledakan yang membuat warga terbangun dari tidur. Dari volume suara yang cukup keras, awalnya mereka mengira itu suara petasan. Namun, setelah dilihat ternyata sumber suara ada di gudang huller milik H. Syapei. "Kami langsung berlarian dan berteriak keliling untuk memberitahukan warga setempat," jelasnya kepada Radar Karawang.
Ia melanjutkan, satu jam setelah kebakaran berlangsung, satu buah mobil damkar Pertamina datang. Namun, karena kehabisan air, mobil damkar dua kali mengambil air ke Desa Bayurlor. "Api baru bisa padam setelah mobil damkar datang," ujarnya.
Senada diungkapkan warga lainnya, Yanto (40), kebakaran huller terjadi sekitar pukul 00.15 WIB. Dirinya mengira sumber kebakaran itu berasal dari petasan, yang biasa diledakan warga sebelum berangkat umroh atau haji. Namun saat melihat keluar, ternyata sumber dentuman itu bukan dari petasan. Melainkan dari dalam pabrik penggilingan padi. "Ledakan diduga berasal dari pembakaran ampas gabah di belakang gudang tersebut," ungkapnya.
Sementara itu, H Iman (37) pemilik Huller PB Sri Unggul mengatakan, kebakaran tidak menimbulkan korban jiwa atau menjalar ke pemukiman warga. Namun di gudang penggilingan padi ini, ada sekitar 10 ton padi, 9 ton beras, 4 mesin dan 1 drum berisi solar. Semua hangus karena ledakan. Kerugian ditaksir puluhan juta rupiah. "Alhamdulillah gak ada korban jiwa, tapi kerugian puluhan juta," ujarnya.
Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sukamulya Karyono mengatakan, dari keterangan warga, kebakaran yang terjadi di huller milik H Syafei, diduga akibat pembakaran ampas gabah. "Entah ledakan itu apakah meletup saat mengenai solar, atau peralatan mesin di huller atau bukan. Yang jelas belum ada pihak yang menduga-duga ke arah sana," tuturnya.
Ia melanjutkan, pemicu kebakaran bisa disebabkan oleh banyak hal. Seperti korsleting listrik, rokok, obat nyamuk, atau kompor gas. BPD bersama pemerintah desa, kata Karyono, meminta kepada warga selalu memastikan rumah, toko, warung atau tempat usaha lainnya bebas dari ancaman kebakaran. "Dugaan sementara mah akibat ampas gabah yang dibakar. Alhamdulillah gak ada korban dan menjalar lebih jauh," pungkasnya. (rud)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template