Dilaporkan Gratifikasi, Jimmy Ancam Lapor Balik Mantan Dewan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Dilaporkan Gratifikasi, Jimmy Ancam Lapor Balik Mantan Dewan

Dilaporkan Gratifikasi, Jimmy Ancam Lapor Balik Mantan Dewan

Written By Mang Raka on Selasa, 09 Agustus 2016 | 19.00.00

KARAWANG, RAKA - Mantan anggota DPRD Kabupaten Karawang, H Jejen Apandi, melaporkan Ahmad 'Jimmy' Zamaksyari dengan tuduhan gratifikasi tahun 2008 lalu, ke Kejaksaan Negeri Karawang, Senin (8/8) kemarin.
Jejen mengatakan, kedatangannya ke kantor Kejari untuk meminta kejelasan kepada pihak kejaksaan, atas kasus gratifikasi yang dilakukan Ahmad Zamaksyari terhadap dirinya, saat menjabat anggota dewan. "Saya kan sudah divonis dan dijatuhi hukuman satu tahunan, dalam kasus gratifikasi yang terjadi tahun 2008 lalu," ungkapnya.
Saat itu dirinya terbukti menerima gratifikasi, atau tips atas pekerjaan proyek paket dari aspirasi dewan berdasarkan keputusan pengadilan. "Jika saya terbukti menerima suap, maka yang memberikan suap harus juga diperlakukan yang sama," katanya.
Sementara Jimmy mengatakan, urusan dengan H Jejen sudah inkrah, sehingga persoalannya dianggap sudah selesai. "Ga ada banding ga ada apa-apa dari beliau. Kok tiba-tiba diangkat lagi sekarang," kata Jimmy kepada Radar Karawang.
Ia melanjutkan, sebelumnya sudah tidak ada masalah, bahkan saling memaafkan dengan tidak ada proses hukum lainnya saat itu. "Secara pribadi saya sangat menyayangkan dengan langkah pak Jejen. Bukankah selepasnya beliau dulu sudah saling memaafkan dengan saya. Mari memperbanyak silaturahmi dengan baik, dan jangan sampai saya melaporkan gugatan balik pencemaran nama baik terhadap beliau," ungkap Jimmy.
Kepala Kejaksaan Negeri Karawang M Arifin mengatakan, surat yang dilayangkan H Jejen Apandi sudah diterima, dan akan dilakukan pengkajian. "Ya sudah diterima melalui Kasi Pidsus," kata Arifin.
Diketahui, pelaporan Jimmy oleh H Jejen atas kasus gratifikasi, terjadi saat dirinya menjadi anggota dewan Karawang periode 2004-2009. Jejen sempat dilaporkan menerima gratifikasi sebesar Rp 61 juta, yang diberikan Jimmy secara bertahap. Saat itu, Jimmy menjadi pemborong yang mendapat proyek aspirasi dewan kurang lebih Rp 1,5 miliar. Dan H Jejen Apandi terbukti bersalah menerima gratifikasi dan dihukum satu tahun penjara.(dri)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template