Desa Parungsari dan Karangligar Terisolasi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Desa Parungsari dan Karangligar Terisolasi

Desa Parungsari dan Karangligar Terisolasi

Written By Mang Raka on Kamis, 04 Agustus 2016 | 12.30.00

PANGKALAN,RAKA - Kapan akan diperbaiki. Itu pertanyaan warga Kampung Bedeng, Desa Pangasinan, yang menjadi perbatasan dua desa yaitu Desa Parungsari dan Desa Karangligar, karena jalan utama yang dimilikinya rusak parah. Hingga saat ini belum jelas kapan kerusakan jalan itu akan diperbaiki.

Jalan berlumpur ketika hujan juga bebatuan memang sangat mengganggu aktivitas warga Kampung tersebut. Dengan jumlah masyarakat sekitar 300 jiwa usik saat ini mesti rela dengan keadaan jalan yang cukup membuat aktivitas warga terganggu. Panjang jalan yang rusak mencapai hampir 1 km, itupun memang sangat penting sekali keberadaannya. Selain itu jika malam hari pun penerangan jalan pun tidak tersedia, maka lengkap sudah apa yang dirasakan oleh warga.
Sampai saat ini belum ada pihak manapun yang berusaha datang memperbaiki jalan tersebut. Hanya pemerintah desa Taman Mekar saja yang saat ini semampunya memperbaiki jalan dengan angggaran dana desa yang anggarannya sangat terbatas. Sementara aktivitas roda perekonomian, sosial dan pendidikan bagi warga cukup terganggu sekali dengan kualitas jalan yang sekarang mesti dihadapi.
Dikatakan Sofyan (40), Rabu (3/8), jalan rusak sudah hampir separu usianya, akan tetapi sampai sekarang belum juga diperbaiki dan sekarang warga berharap pemerintah bisa ecepatnya memperbaiki jalan yang rusak tersebut. Dikhawatiran warga disaat hujan deras datang jalan berlumpur dan sulit sekali bisa melintasinya. "Jika berharap bisa diperbaiki memang sudah seharusnya. Saya kadang suka khawatir dengan kondisi jalan yang rusak. Seperti anak-anak sekolah dan warga yang menjadi karyawan suka sulit melintas di jalan itu," katanya.
Hal senada dilontarkan, Bahar (54), dia berharap jalan akses utama menuju kampungnya bisa secepatnya diperbaiki karena jalan itu selain menjadi lintasan vital bagi warga juga menjadi lintasan karyawan dan perekonomian. Saat ini di kampung itu tidak ada yang memiliki mobil karena tidak bisa dikenadarai melintasi jalan tersebut.
"Warga disini terisolasi. Kesulitan sangat dirasakan ketika ada warga yang sakit dan harus dibawa ke rumah sakit. Terlebih kami tidak ada yang memiliki mobil karena jalan disini tidak bisa dilintasi," katanya.
Sementara Ketua Rukun Tetangga 12, Sukarman (40) menjelaskan, jalan itu memang seharusnya bisa dilakukan perbaikan, sementara pemerintah desa sudah membangun jalan yang dimiliki belum sepenuhnya dibangun karena keterbatasan anggaran. Dan memang, sudah berapa kali dibahas akan diajukan kepada Dinas Cipta Karya agar dilakukan perbaikan jalan karena sudah terlalu lama dalam keadaaan rusak parah. "Memang sudah diajukan ke Dinas Cipta Karya agar bisa dilakukan perbaikan dan pengajuan sudah berjalan dua bulan yang lalu, tapi sekarang belum ada kabarnya," katanya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template