Dalami Peninggalan Sejarah Karawang - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Dalami Peninggalan Sejarah Karawang

Dalami Peninggalan Sejarah Karawang

Written By Mang Raka on Senin, 22 Agustus 2016 | 16.00.00

- Mahasiswa Refleksikan Kemerdaan RI di Komplek Candi Jiwa

KARAWANG, RAKA - Suasana hari kemerdekaan Indonesia ke- 71 masih terasa. Beragam kegiatan masih diselenggarakan sejumlah masyarakat salah satunya dilakukan oleh Ikatan Mahasiswa Karawang. Kegiatan yang diselenggarakan mahasiswa ini, mengambil tempat disekitar Candi Jiwa, Kecamatan Batujaya dengan mengambil tema Refleksi Kemerdekaan: Mengkaji Sejarah dan Budaya Karawang. Kegiatan tersebut juga diikuti oleh mahasiswa-mahasiswa Karawang yang kuliah di Karawang, Jakarta dan Bandung.
Koordinator pelaksana, Naryono mengatakan, bahwa kegiatan tersebut merupakan sebagai bentuk refleksi diri bagi mahasiswa Karawang, agar menghargai budaya dan kearifan lokal Karawang. Kegiatan tersebut juga dipandu oleh tokoh sejarah, yaitu Saikin, atau akrab disapa Engkong. "Beliau berumur 79 tahun yang sangat mengetahui sekali percandian di Karawang ini. Ahli sejarah sekaligus saksi hidup ini menjelaskan bahwa candi Karawang merupakan candi tertua di Indonesia. Candi Karawang mempunyai 57 titik lokasi dari daerah Cibuaya sampai Batujaya, dan yang sudah melalui pemugaran baru hanya 4 titik, yaitu Candi Jiwa, Candi Balandongan, Candi Serut dan Candi Pendopo," katanya.
Presiden Ikatan Mahasiswa Karawang, Seia Piantara, mengaku sangat terpukau melihat candi-candi Karawang dan mendengarkan kajian sejarah dari Engkong Saikin. Dia mengatakan, sebagai warga Karawang patut berbangga, Karawang diwarisi peninggalan sejarah yang menakjubkan dan budayanya yang sangat kaya. Mahasiswa Karawang sejatinya ikut melindungi dan ikut melestarikan budaya sejarah ini, sekaligus sebagai agen promosi wisata Karawang. "Saya juga berharap kepada pihak pemerintah, agar bisa membangun museum Karawang sebagai wadah eksplorasi peninggalan-peninggalan sejarah Karawang atau kerajaan-kerajaan zaman dulu yang di Karawang, karena saat ini untuk benda-benda sejarah Karawang seperti arca wisnu," tuturnya.
Sementara salah satu mahasiswa asal Batujaya, Davit menyampaikan, bahwa sebagai warga pribumi yang mempunyai peninggalan bersejarah harus mampu menjaga kelestarian. "Bangga dan justru mempunyai tanggung jawab yang besar sebagai pribumi, harus bisa menjaganya," ungkapnya.(yna)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template