Cellica: Rumah Dinas Bukan Tempat Masukin Lamaran - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Cellica: Rumah Dinas Bukan Tempat Masukin Lamaran

Cellica: Rumah Dinas Bukan Tempat Masukin Lamaran

Written By Mang Raka on Kamis, 04 Agustus 2016 | 21.58.00

KARAWANG, RAKA - Langkah Wakil Bupati Karawang Ahmad Zamakhsyari menerima lamaran kerja di rumah dinas diingatkan langsung oleh Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana. Cellica meminta agar rumah dinas tidak dijadikan tempat menerima lamaran mengingat perekrutan tenaga kerja kini sudah disatupintukan di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
Cellica langsung mengingatkan agar langkah menerima lamaran di rumah dinas tersebut segera diakhiri. "Saya tadi sudah berbicara dengan kang Jimmy soal lamaran di rumah dinas. Kang Jimmy klarifikasi bahwa langkah itu hanya sementara sambil menunggu Pemda membangun sistem yang kuat dalam hal perekrutan tenaga kerja," kata Cellica kepada Radar Karawang.
Bagi perempuan cantik ini, rumah dinas tidak semestinya digunakan untuk menerima lamaran kerja. Sebab, sambung dia, proses perekrutan saat ini dipusatkan di Disnakertrans. Cellica bisa memahami maksud baik Jimmy membuka rumah dinas bagi pencari kerja. Mengingat, praktek percaloan disinyalir masih menjadi persoalan klasik yang perlu diberantas. Maka dari itu, Cellica meminta informasi dari masyarakat perihal praktik kecurangan dalam penerimaan tenaga kerja. "Tolong kepada warga dan masyarakat yang tahu tentang praktik percaloan di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi agar segera melaporkan pada saya. Kalau sampai terbukti, saya tidak segan memecat oknum PNS yang menjadi calo tersebut," janji Cellica.
Guna memperkuat sistem perekrutan tenaga kerja, bupati juga berencana menggelar pertemuan dengan seluruh HRD perusahaan se Karawang dan Disnakertrans untuk berdiskusi dan mengevaluasi proses penerimaan tenaga kerja. "Jumat besok jam 1 siang kami akan berdiskusi dengan HRD se kabupaten Karawang dan Disnaker, agar perekrutan tenaga kerja kita menjadi lebih baik. Sehingga tidak ada pihak yang dirugikan. Saya juga akan memecat oknum PNS bilamana meminta uang dari para calon tenaga kerja," jelas dia lagi.
Agar masyarakat tahu bahwa perekrutan tenaga kerja di Karawang gratis, ia berencana menyosialisasikannya dalam bentuk baliho di tiap desa bahwa perekrutan tenaga kerja itu gratis. "Kita gratiskan. Namun permasalahan diterima atau tidak tentu sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan perusahaan. Tapi kami berharap perusahaan yang akan kami ajak bicara Jumat meminta mereka agar tenaga kerja asli Karawang diberi kesempatan bekerja di perusahaan. Bila nilai akademisnya tidak baik, paling tidak tenaga kerja kita bisa ikut magang. Sehingga kompetensinya juga bisa diasah," tandas dia.
Cellica dan Jimmy, kata dia, bertekad memperbaiki sistem perekrutan agar adil bagi warga Karawang. Bahkan bila perlu, kata Cellica, kedepan akan membuat satgas perekrutan tenaga kerja untuk mengawasi kalau ada oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab. "Yang pasti kami Cellica-Jimmy berupaya seoptimal mungkin memperbaiki sistem perekrutan tenaga kerja yang seadil-adilnya bagi rakyat Karawang," tutup dia. (fah)

Berbagi Artikel :

1 komentar:

  1. Kenapa ibu ga seperti bupati purwakarta yah?? Apa karena luas wilayah? Tapi kan imbang sama pemasukkan yang lebih besar? Purwakarta bisa besar dan maju pe di undang bupatinya ke pbb ... saya harap karawang bisa begitu di tangan ibu... jalan ada trotoarnya, sampah di kelola dengan baik, dll . Masa karawang tidak bisa lebih baik dari kota sebelah... ayo bu... saya yakin ibu bisa lebih dari bupatinya kota sebelah. Kalau bisa kaya gitu... bukan ga mungkin ibu bisa jadi pimpinan negara.

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template