Bupati Didesak Lakukan Pergantian Direksi PDAM - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Bupati Didesak Lakukan Pergantian Direksi PDAM

Bupati Didesak Lakukan Pergantian Direksi PDAM

Written By Mang Raka on Senin, 08 Agustus 2016 | 16.52.00

KARAWANG, RAKA - Desakan untuk segera membahas pergantian pejabat Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Karawang mengemuka. Terlebih jika mengacu masa jabatan orang nomor satu di perusahaan plat merah itu sudah habis pada 2015 lalu.

"Kami mempertanyakan, mengapa hingga saat ini pergantian direksi PDAM belum dilakukan. Padahal,  masa jabatannya sudah habis," kata Direktur Karawang Budgeting Control (KBC), Mulyana, kemarin. dia mempertanyakan SK Perpanjangan Dirut PDAM Tirta Tarum. Pasalnya, masa jabatan Direksi PDAM Tirta Tarum sudah habis pada tahun 2015 lalu. Meski begitu, hingga kemarin  belum ada pergantian di jajaran direksi perusahaan daerah tersebut.
Menurut Mulyana, jika melihat  awal masa jabatan direksi PDAM terutama ketika  adanya perselisihan antara Direktur Utama, Yogi dan Direktur Umum, Agung menunjukan adanya dua kepentingan politik yang berbeda karena diduga adanya rekrutmen Direksi yang dibalut oleh kepentingan. "Bahkan direksi PDAM semuanya pernah diperiksa oleh inspektorat karena adanya konflik internal," katanya.
Dijelaskan, pihaknya juga menduga Yogi Patriana pernah menjabat di PT TGR propinsi Jawa Barat, dan dewan pengawas pernah memanggi direktur utama PDAM karena rangkap jabatan itu. "Yogi ketika dipanggil oleh Sekda Karawang tidak mengakuinya," katanya.
Akibatnya, kata Mulyana, PDAM belum bisa memenuhi pasokan air minum di seluruh Karawang dan hanya mencakup di 17 Kecamatan dari 30 kecamatan di Karawang. Selain itu,   tidak menindaklanjuti saran BPKP propinsi jawa barat atas hasil kajian investasi pada cabang PDAM Telukjambe nomor LK.904/PW10/4/2015 tanggal 11 Desember 2015 yang ditindak lanjuti dengan keluarnya surat Dewan pengawas nomor 529/05-DP.
Perihal pengadaan barang dan jasa PDAM Tirta Tarum kabupaten karawang sudah diperintahkan agar direksi segera membuat dan menyusun dokumen studi kelayakan, disamping telah dilakukan audit khusus lanjutan terkait proses pengadaan barang dan jasa, meminta kajian dari tim ahli independen untuk menilai bahwa output uprating sesuai dengan rencana dari 50 liter/detik menjadi 150 liter/detik.
"Capaian bisnis plan terutama piutang usaha semakin meningkat tahun 2010 kondisi awal sebesar Rp 6,905 miliar dan tahun 2015 mencapai Rp 20,923 miliar, terjadi peningkatan piutang selama yang bersangkutan menjabat sebesar 14 miliar," tandasnya, seraya memintah supaya Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana segera melakukan pergantian direksi PDAM Tirta Tarum. (ops)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template