Bocah Disangka Gila Ditemukan Lagi Dikejar Anak Kampung - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Bocah Disangka Gila Ditemukan Lagi Dikejar Anak Kampung

Bocah Disangka Gila Ditemukan Lagi Dikejar Anak Kampung

Written By Mang Raka on Sabtu, 20 Agustus 2016 | 14.30.00

TEGALWARU,RAKA - Warga Kampung Parakan Badak, Desa Mekarbuana, dikejutkan penemuan bocah laki-laki yang tengah kebingungan di dekat Waterboom Kampung Turis, Jumat (19/8). Bocah laki-laki yang diperkirakan berusia 12 tahun berkulit coklat dengan gaya bicara tidak jelas ini diduga kesasar dan tidak bisa menjelaskan dari mana asalnya.

Bocah ini ditemukan pertama kali oleh Ukah (32), warga Kampung Parakan Badak. Dirinya tengah menjemur padi di dekat Tempat wisata Waterboom, Kampung Turis. Saat itu bocah berkulit coklat itu tengah di kejar-kejar anak-anak sebayanya warga Kampung Parakan Badak karena di duga orang gila. Upah menghentikan aksi anak di kampung agar tidak mengejar-ngejar lagi.
"Setelah saya ajak bicara memang dia tidak bisa berbicara dengan lancar tapi hanya dengan tanda, hingga saya putuskan untuk membawanya ke rumah saya. Dan setelah di rumah benar saja bahwa anak itu lapar dan ketakutan. Lalu saya suruh istirahat saja karena jujur saja saya tidak tega setelah ke esokan harinya saya ajak ke pasar untuk mengingat lagi karena saya khawatir ada hal-hal yang tidak diinginkan maka saya tinggal di pasar tapi malah menangis dan saya pun bawa lagi ke rumah. Saya temukan pada hari selasa, tanggal 16 agustus 2016. Nah setelah saya suruh tinggal di rumah, dia malah nyaman dan saya pun tidak keberatan jika tinggal disini," katanya.
Dedi (37) Kepala Dusun Kampung Parakan Badak pun mengungkapkan, bahwa anak itu hanya memberikan isyarat saja dalam berkomunikasi dengan siapapun. Dan beberapa warga di lingkungan itu ada yang suka dan tidak, alasan tidaknya karena khawatir jika anak itu dari anak jalanan. "Tapi pemilik rumah bahkan pernah tes kejujuran anak itu malah jujur sekali juga ketika bermain malah adaptasi dengan anak-anak disini berjalan aman dan lancar. Juga pemilik rumah pun merasa terbantu dengan hadirnya anak itu karena selain jujur juga sholatnya rajin," katanya.
Kepala desa Mekarbuana, Jaji Maryono.Sp, mengatakan, dirinya akan koordinasi dengan pihak lain yang berkompeten agar ada pihak keluarga atau orang tuanya bisa menghubungi. Dirinyapun akan memperhatikan keperluan anak itu untuk sehari-harinya. "Tadinya kami akan berkoordinasi dengan pihak Kepolisian tapi saya urungkan mengingat Psikologis anak itu. Tapi agar lebih nyaman maka saya tidak keberatan ada dan tinggal bersama warga yang sepengetahuan saya pemiliknya pun tidak keberatan. Tapi saya pun akan bantu untuk kebutuhan jajan anak tersebut. Bila sanak keluarganya akan menemuinya maka saya siap untuk bisa dihubungi," tutupnya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template