BNNK tak Temukan Siswa Pecandu Narkoba di SMAN 1 Jatisari - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » BNNK tak Temukan Siswa Pecandu Narkoba di SMAN 1 Jatisari

BNNK tak Temukan Siswa Pecandu Narkoba di SMAN 1 Jatisari

Written By Mang Raka on Rabu, 03 Agustus 2016 | 16.30.00

JATISARI, RAKA - Sebagaimana SK Bupati Karawang tentang Petunjuk Pelaksana (Juklak) dan Petunjuk Teknis (Juknis) Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Setiap siswa baru yang lulus ditingkat SMA harus dilakukan tes urin untuk mengetahui bahwa siswa tersebut dijamin bebas narkoba. "Ini untuk pencegahan sejak dini. Agar para siswa bebas dari narkoba," ujar Kepala SMAN 1 Jatisari, Dra.Hj.Euis Arwati, disela-sela kegiatan tes urin  siswa oleh BNNK Karawang, Selasa (2/8).
Dia menyampaikan siswa yang dites adalah siswa kelas X bagi SMAN 1 Jatisari sebanyak 426 orang dan siswa SMAN 1 Banyusari yang juga kelas X sebanyak 217 orang. Untuk jadwal tes urinnya sendiri tidak diberitahukan terlebih dahulu kepada para siswa, sehingga sifatnya mendadak. "Siswa gak tahu yah, hari ini dilakukan tes urin. Sehingga kalau misalkan ada pengguna tidak bisa beralasan tidak masuk," tambahnya.
Untuk hasil tesnya sendiri semua siswa dinyatakan negatif. Hal itu menunjukan bahwa siswa SMAN Jatisari maupun Banyusari tidak ada yang menjadi pengguna narkoba. Oleh karenanya, sebagai kepala sekolah dia mengaku merasa lega. Karena tidak ada yang harus dilakukan pembinaan atau dilakukan rehabilitasi. "Alhamdulillah, hasilnya semua negatif. Kami harap semua siswa tidak pernah mencoba-coba narkoba karena bisa merusak masa depan mereka," ujarnya.
Disinggung mengenai respon orang tua atas kegiatan tes urin, dia menyampaikan, respon orang tua sangat positif. Karena orang tua siswa juga ingin tahu secara jelas apakah anak mereka terlibat pergaulan bebas atau tidak. "Waktu pas dfatar ulang, mereka (Orang tua siswa) responnya baik. Bahkan mereka mendukung," ujarnya.
Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNNK Karawang, Puspita Wulansari, menyampaikan, BNNK memiliki tugas untuk melakukan pembinaan terhadap semua lapisan masyarakat yang menjadi korban atas peredaran narkoba.
Oleh karenanya dengan kerjasama yang dilakukan antara Pemda Karawang melalui Disdikpora dengan BNNK merupakan kerjasama yang baik. Sehingga bisa bersama-sama melakukan pencegahan penyalah gunaan narkoba utamanya dikalangan para pelajar. "Bahkan kalaupun ada siswa yang positif. Kami akan merekomendasikan kepada pihak sekolah agar siswa tersebut tidak dikeluarkan. Dan kami akan melakukan pembinaan dalam bentuk rehabilitasi," ujarnya.
Bahkan pihak BNNK akan merahasiakan bagi siswa yang positif narkoba. Hal itu sangat penting dilakukan agar siswa tetap bisa menjalankan aktivitasnya sebagai pelajar, dan memiliki kesempatan yang baik untuk menjadi penerus generasi dimasa mendatang. "Untuk proses tes urine. Bagi siswa yang misalkan pada saat tes tidak masuk. Apakah karena skait atau karena hal lain. Maka kami akan melakukan tes urin kepada siswa tersebut dengan kembali datang ke sekolah," tambahnya.
Atau, tambah Wulan, bisa saja siswa ikut tes urin ke sekolah yang sedang dilakukan tes urin. Itu juga kalau misalkan antara sekolah yang siswanya terlewat dites dengan sekolah yang siswanya sedang dites urin jaraknya berdekatan.
Karena kalau harus datang ke kantor BNNK Karawang atau datang keskolah yang jaraknya jauh, dikhawatirkan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. "Ini atas permintaan para kepala sekolah. Maka kami juga meminta agar pihak sekolah melakukan komunikasi dengan kami (secara kontinu)," pungkasnya. (zie)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template